• About us
  • Kebijakan Cookies
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • App Privacy Policy
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Matapadma
Advertisement
  • Home
  • JAWA TENGAH
  • NASIONAL
  • HiISTORIA
  • PENDIDIKAN
  • SPORTS
  • VIDEO
  • FOTO
No Result
View All Result
  • Home
  • JAWA TENGAH
  • NASIONAL
  • HiISTORIA
  • PENDIDIKAN
  • SPORTS
  • VIDEO
  • FOTO
No Result
View All Result
Matapadma
No Result
View All Result
  • Home
  • NASIONAL
  • JAWA TENGAH
  • PENDIDIKAN
  • HiISTORIA
  • SPORTS
  • FOTO
  • VIDEO

BKSDA Kalimantan Tengah Evakuasi Orang Utan yang Terjebak di Area Bekas Karhutla Kotawaringin Barat

Redaktur by Redaktur
19 Oktober 2026
Reading Time: 2 mins read
0
evakuasi orang utan

Seekor orang utan terlihat melintas di kawasan semak bekas kebakaran lahan di tepi jalan raya Kotawaringin Barat sebelum dievakuasi petugas BKSDA Kalimantan Tengah. (Sumber: Detikcom)

500
VIEWS

Pangkalan Bun, Matapadma – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah mengevakuasi seekor orang utan yang berkeliaran di kawasan sisa kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kotawaringin Barat hingga Senin (19/10/2026).

Kemunculan primata dilindungi tersebut sempat menarik perhatian masyarakat sekitar lantaran satwa itu terlihat berjalan linglung di tepi jalur lintas kilometer 14 ruas Jalan Pangkalan Bun menuju Kotawaringin Lama. Habitat alami satwa liar di kawasan sekitar dilaporkan mengalami degradasi parah pascakebakaran lahan gambut yang melanda wilayah setempat selama musim kemarau.

Camat Kotawaringin Lama, Trias Agung Wibowo, menuturkan bahwa tim gabungan dari unsur kecamatan bersama petugas konservasi berhasil mengamankan satwa tersebut setelah melakukan pemantauan intensif di lokasi perlintasan.

Fajar dan Fikri Sabet Gelar Juara Denmark Open 2026 Usai Kalahkan Ganda Putra Malaysia

“Setelah mengintai selama dua jam, akhirnya orang utan yang terlihat beberapa hari lalu di kilometer 14 ruas Jalan Pangkalan Bun-Kolam berhasil dievakuasi bersama tim BKSDA Kalteng,” kata Trias.

Ia mengungkapkan bahwa orang utan tersebut tampak kehilangan arah dan mencari sisa makanan di tepian jalan berdebu setelah pepohonan tempat bernaungnya hangus terbakar. Situasi ini dinilai rawan memicu konflik dengan masyarakat atau ancaman kecelakaan lalu lintas kendaraan yang melintas kencang.

Eks Pimpinan Komisi II DPR Tegaskan Aturan PKPU Syarat Cawapres Tak Pernah Dibahas

Sementara itu, Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah II Pangkalan Bun BKSDA Kalteng, Handi Nasoka, menegaskan bahwa penanganan satwa di koridor terbuka harus menerapkan protokol penyelematan yang ketat demi menjaga keselamatan satwa maupun petugas.

“Penanganan oleh petugas konservasi diperlukan agar satwa dapat diamankan dengan prosedur yang tepat. Langkah selanjutnya terhadap orang utan tersebut perlu mempertimbangkan kondisi kesehatan serta lokasi yang aman bagi satwa,” jelas Handi.

Pihaknya menjelaskan bahwa orang utan yang berhasil diamankan kini ditempatkan di pusat transit satwa untuk menjalani serangkaian pemeriksaan medis, meliputi evaluasi status nutrisi, pemindaian luka, dan tes perilaku guna memastikan kesiapan translokasi ke kawasan hutan lindung yang terbebas dari kebakaran.

BKSDA Kalimantan Tengah mengimbau masyarakat untuk segera melapor kepada posko konservasi terdekat apabila menjumpai satwa liar yang terdesak ke area permukiman akibat kerusakan habitat, serta tidak melakukan tindakan perburuan atau perusakan yang melanggar hukum.

Baca Juga:  Tabrakan Truk di Cawang Ganggu Belasan Rute Bus Transjakarta pada Jam Sibuk

Kunjungi Youtube: Matapadma

Tags: BKSDA Kaltengevakuasi orang utanKalimantan TengahKarhutlaKotawaringin Baratorang utansatwa dilindungi
Previous Post

Kebakaran Hutan di Gunung Latimojong Masuki Hari Ketujuh dan Meluas ke Jalur Pendakian

Next Post

Menko Muhaimin Sebut Sekolah Rakyat Jadi Strategi Memutus Kemiskinan Ekstrem

Redaktur

Redaktur

Next Post
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar bicara Sekolah Rakyat

Menko Muhaimin Sebut Sekolah Rakyat Jadi Strategi Memutus Kemiskinan Ekstrem

Pemasangan struktur pemecah ombak perlindungan pesisir di Sayung Demak

Demak Jadi Lokasi Percontohan Nasional Perlindungan Pesisir Berbasis Alam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

<p> <img src="matapadma.jpg" alt=""> <strong>Matapadma:</strong> ... </p>

Video

https://youtu.be/97T9HpnlnbY?si=F4OyjSEleU544QdZ
https://youtu.be/VXlaFEa43gs?si=rvTnFJ-xCd5wmSJA

JUMLAH KUNJUNGAN

0090229
Hari ini : 326
Bulan ini : 16749
Tahun ini : 36081
Total Kunjungan : 90229
Who's Online : 16
Alamat IP anda: 216.73.217.121

Post Post Terbaru

  • MUI Serukan Taubat Nasuha dan Desak Pemerintah Percepat Penanganan Karhutla 19 Oktober 2026
  • Sekretariat Kabinet Beberkan Poin Pembahasan Presiden Prabowo dan Sekjen PBB di Hambalang 19 Oktober 2026
  • Tim Bulu Tangkis Indonesia Raih Empat Medali di BWF World Junior Championships 2026 Kairo 19 Oktober 2026
  • PP Muhammadiyah Kecam Pidato Donald Trump yang Jadikan Nama Mohammad Bahan Lelucon 19 Oktober 2026
  • Satresnarkoba Polres Bogor Gelar Razia dan Tes Urine Massal di Kawasan Puncak 19 Oktober 2026
Matapadma

Copyright © 2024 matapadma.com

Navigate Site

  • About us
  • Kebijakan Cookies
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • App Privacy Policy

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • JAWA TENGAH
  • NASIONAL
  • HiISTORIA
  • PENDIDIKAN
  • SPORTS
  • VIDEO
  • FOTO
  • Login

Copyright © 2024 matapadma.com