• About us
  • Kebijakan Cookies
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • App Privacy Policy
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Matapadma
Advertisement
  • Home
  • JAWA TENGAH
  • NASIONAL
  • HiISTORIA
  • PENDIDIKAN
  • SPORTS
  • VIDEO
  • FOTO
No Result
View All Result
  • Home
  • JAWA TENGAH
  • NASIONAL
  • HiISTORIA
  • PENDIDIKAN
  • SPORTS
  • VIDEO
  • FOTO
No Result
View All Result
Matapadma
No Result
View All Result
  • Home
  • NASIONAL
  • JAWA TENGAH
  • PENDIDIKAN
  • HiISTORIA
  • SPORTS
  • FOTO
  • VIDEO

BMKG Ungkap Lapisan Asap Karhutla di Atmosfer Jakarta Belum Sentuh Permukaan

Redaktur by Redaktur
19 Oktober 2026
Reading Time: 2 mins read
0
asap karhutla di atmosfer Jakarta

Pemandangan lapisan kabut asap dan polusi udara yang menyelimuti kawasan gedung bertingkat di Jakarta. (Sumber: Detikcom)

502
VIEWS

Jakarta, Matapadma – Sebaran asap karhutla dari sejumlah wilayah di luar Pulau Jawa terdeteksi melintasi lapisan atmosfer wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat hingga Senin (19/10/2026).

Fenomena kabut tipis di lapisan udara atas tersebut terpantau jelas melalui rekaman citra satelit cuaca Himawari-9 milik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta sebaran konsentrasi gas karbon monoksida pada pengamatan satelit NASA Eyes on the Earth.

Direktur Layanan Iklim Terapan BMKG, Marjuki, menyampaikan bahwa partikel asap kebakaran hutan dan lahan tersebut berada pada ketinggian 2 hingga 3 kilometer dari atas tanah dan belum bercampur dengan udara bersih di permukaan daratan.

Jalur Pendakian Ditutup Akibat Kebakaran Latimojong Belum Padam Selama Sepekan

“Artinya, citra satelit Himawari-9 yang dipantau BMKG menunjukkan adanya lapisan asap di udara di atas wilayah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Lapisan ini berada di ketinggian sekitar 2 sampai 3 kilometer dan terbawa angin di lapisan atas. Dalam bahasa sederhana, asap tersebut lewat di atas dan belum turun ke udara dekat permukaan yang kita hirup,” ujar Marjuki di Jakarta.

Ia menjelaskan keberadaan partikel melayang di atmosfer tengah dapat menyebabkan langit ibu kota tampak lebih keruh atau berwarna kelabu, namun kenampakan visual tersebut tidak serta-merta mengindikasikan lonjakan pencemaran udara di daratan.

“Lapisan asap ini dapat membuat langit tampak lebih keruh atau kelabu dan asap bisa turun ke permukaan apabila kondisi angin dan atmosfer berubah. Oleh sebab itu, BMKG terus memantau perkembangannya, termasuk melalui pengukuran PM 2.5 di permukaan,” tuturnya.

Polda Jabar Bongkar Pabrik Obat Ilegal di Bandung Berkapasitas 8 Juta Butir

Sementara itu, Marjuki menguraikan tampilan warna merah hingga jingga pada peta NASA menunjukkan konsentrasi karbon monoksida pada lapisan 500 milibar atau setara 5 hingga 6 kilometer di atas bumi, sehingga tidak dapat disimpulkan secara serampangan sebagai ancaman langsung bagi pernapasan warga.

“Karena itu, keberadaan asap di atmosfer belum tentu menaikkan polusi udara di permukaan. Masyarakat dapat merujuk pada data pengukuran PM 2.5 dari BMKG dan Indeks Standar Pencemar Udara dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk mengetahui kondisi kualitas udara di wilayahnya,” tambahnya.

BMKG bersama kementerian teknis terus mengintegrasikan data pengamatan satelit meteorologi, dinamika kecepatan angin, serta jaringan sensor darat guna mengantisipasi potensi percampuran polutan ke lapisan troposfer bawah apabila arah embusan angin mengalami pergeseran drastis.

Pihak berwenang mengimbau warga agar tetap beraktivitas secara normal sembari memperhatikan pembaruan berkala indeks kualitas udara resmi pemerintah serta menghindari aktivitas pembakaran sampah terbuka yang dapat memicu polusi lokal.

Baca Juga:  DPR Sebut Aturan Syarat Pendidikan Capres dalam PKPU Tak Pernah Dibahas

Kunjungi Youtube: Matapadma

Tags: Asap KarhutlaBMKGIndeks Standar Pencemar UdaraKualitas UdaraPeta NASAPolusi Udara JakartaSatelit Himawari-9
Previous Post

Jalur Pendakian Ditutup Akibat Kebakaran Latimojong Belum Padam Selama Sepekan

Next Post

Seekor Orangutan Terdampak Karhutla di Kotawaringin Barat Berhasil Dievakuasi BKSDA

Redaktur

Redaktur

Next Post
evakuasi orangutan di Kotawaringin Barat

Seekor Orangutan Terdampak Karhutla di Kotawaringin Barat Berhasil Dievakuasi BKSDA

penerbangan terdampak asap karhutla

Kemenhub Catat 2.458 Penerbangan Domestik Terdampak Sebaran Asap Karhutla

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

<p> <img src="matapadma.jpg" alt=""> <strong>Matapadma:</strong> ... </p>

Video

https://youtu.be/97T9HpnlnbY?si=F4OyjSEleU544QdZ
https://youtu.be/VXlaFEa43gs?si=rvTnFJ-xCd5wmSJA

JUMLAH KUNJUNGAN

0090145
Hari ini : 242
Bulan ini : 16665
Tahun ini : 35997
Total Kunjungan : 90145
Who's Online : 10
Alamat IP anda: 216.73.217.121

Post Post Terbaru

  • BKSDA Kalimantan Tengah Evakuasi Orang Utan yang Terjebak di Area Bekas Karhutla Kotawaringin Barat 19 Oktober 2026
  • Kebakaran Hutan di Gunung Latimojong Masuki Hari Ketujuh dan Meluas ke Jalur Pendakian 19 Oktober 2026
  • Kemnaker Buka Tiga Saluran Layanan Bantuan untuk Permudah Pelaporan WLKP Perusahaan 19 Oktober 2026
  • Tabrakan Truk di Cawang Ganggu Belasan Rute Bus Transjakarta pada Jam Sibuk 19 Oktober 2026
  • Bareskrim Polri dan BNN Gelar Razia Narkoba di Kelab Malam Jakarta dan PIK 2 19 Oktober 2026
Matapadma

Copyright © 2024 matapadma.com

Navigate Site

  • About us
  • Kebijakan Cookies
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • App Privacy Policy

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • JAWA TENGAH
  • NASIONAL
  • HiISTORIA
  • PENDIDIKAN
  • SPORTS
  • VIDEO
  • FOTO
  • Login

Copyright © 2024 matapadma.com