Demak, Matapadma– Pemerintah Kabupaten Demak, Jawa Tengah terus memperkuat upaya percepatan eliminasi tuberkulosis (TBC) melalui peluncuran Program Desa Siaga TBC. Program ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk mencapai target eliminasi TBC pada tahun 2030.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak, Heri Winarno, mengatakan bahwa TBC hingga saat ini masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup besar di Indonesia. Oleh karena itu, berbagai langkah dilakukan untuk meningkatkan penemuan kasus dan keberhasilan pengobatan.
Menurut Heri, Bupati Demak telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh pemangku kepentingan, mulai dari puskesmas, camat, kepala desa hingga lintas sektor lainnya untuk membentuk Desa Siaga TBC di masing-masing desa.
“Peran Desa Siaga TBC sangat penting dalam pengendalian penyakit tuberkulosis. Tim Desa Siaga bertugas menemukan masyarakat yang diduga menderita TBC, memotivasi mereka agar segera menjalani pemeriksaan, mendampingi pasien menjalani pengobatan hingga tuntas, serta melakukan pelacakan kontak erat agar dapat diberikan skrining maupun terapi pencegahan TBC,” ujar Heri saat ditemui pada kegiatan Launching Desa Siaga TBC di Balai Desa Doreng Kecamatan Wonosalam, Jum’at- (19-6-2026).
Ia menjelaskan, masyarakat yang mengalami batuk lebih dari dua minggu, penurunan berat badan, berkeringat pada malam hari tanpa aktivitas yang berat, atau mengalami gejala lain yang mengarah pada TBC, diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.
Peserta Seleksi Perangkat Desa Adukan Dugaan Kejanggalan Ujian ke DPRD Demak
Saat ini, pemeriksaan TBC telah didukung dengan teknologi Tes Cepat Molekuler (TCM) sehingga proses diagnosis dapat dilakukan lebih cepat dan akurat.
Selain pasien, anggota keluarga atau kontak erat juga akan menjalani skrining. Jika tidak ditemukan TBC aktif, mereka akan diberikan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) untuk mencegah infeksi berkembang menjadi penyakit.
“Jika hanya pasien yang diobati sementara anggota keluarga yang telah terpapar tidak mendapatkan terapi pencegahan, maka penularan dapat terus berulang di dalam rumah. Karena itu, seluruh kontak erat perlu mendapatkan penanganan yang sesuai,” jelasnya.
Heri mengungkapkan, hingga 10 Juni 2026 jumlah suspek atau terduga TBC yang telah menjalani pemeriksaan di Kabupaten Demak mencapai 8.356 orang. Sementara hingga 10 Mei 2026 ditemukan 1.124 kasus baru TBC.
Sebagai perbandingan, sepanjang tahun 2025 terdapat 19.749 terduga TBC yang diperiksa, dengan 2.285 kasus baru TBC berhasil ditemukan.
BPBD Demak Siaga Hadapi Potensi Kekeringan dan Kebakaran Saat Musim Kemarau
Ia juga menegaskan bahwa pengobatan TBC sepenuhnya ditanggung oleh program pemerintah, bukan melalui BPJS Kesehatan. Seluruh layanan, mulai dari pemeriksaan, pemberian obat hingga pasien dinyatakan sembuh, diberikan secara gratis.
Sementara itu, Bupati Demak Eisti’anah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut, mulai dari pemerintah desa, Dinas Kesehatan, puskesmas, TNI, Polri hingga masyarakat yang selama ini aktif mendukung upaya penanggulangan TBC.
Menurut Eisti’anah, TBC tidak hanya berdampak pada kesehatan penderitanya, tetapi juga memengaruhi kondisi keluarga, lingkungan sosial, bahkan pembangunan daerah apabila tidak ditangani secara optimal.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam upaya pengendalian TBC di Kabupaten Demak. Keberhasilan eliminasi TBC tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan dukungan dan peran aktif seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, keterlibatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas di tingkat desa akan semakin memperkuat proses penemuan kasus, pendampingan pasien, serta edukasi kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran terhadap pencegahan dan pengobatan TBC.
Baca Juga: WTP 10 Kali Berturut-turut, BPK Apresiasi Tata Kelola Keuangan Pemkab Demak
Kunjungi Youtube: Matapadma












Hari ini : 303
Bulan ini : 7509
Tahun ini : 61154
Total Kunjungan : 362135
Who's Online : 2