Demak, Matapadma – Tani Merdeka Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menggelar aksi pembagian sayuran gratis kepada masyarakat di Alun-Alun Demak, Kamis (25-06-2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap petani yang tengah menghadapi anjloknya harga sayuran sekaligus untuk membantu menyerap hasil panen yang belum terserap pasar.
Ketua Tani Merdeka Kabupaten Demak, Nur’ari Khasanah atau yang akrab disapa Mbak Ana, mengatakan penurunan harga sayuran saat ini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah berkurangnya permintaan bahan pangan selama bulan Suro.
“Biasanya pada bulan Suro tidak banyak acara pernikahan maupun hajatan yang membutuhkan banyak bahan pangan, sehingga permintaan sayuran menurun,” ujar Ana di sela kegiatan pembagian sayuran gratis.
Selain itu, menurut Ana, liburnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama sekitar tiga minggu juga turut memengaruhi penyerapan hasil panen petani. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian hasil panen tidak terserap pasar dan berpotensi menimbulkan kerugian bagi petani.
Sebagai bentuk dukungan kepada petani, Tani Merdeka menyiapkan sekitar 1.200 paket sayuran yang dibagikan secara gratis kepada masyarakat. Sayuran tersebut berasal dari petani lokal di Kabupaten Demak serta petani dari wilayah Bandungan, Kabupaten Semarang.
Peserta Seleksi Perangkat Desa Adukan Dugaan Kejanggalan Ujian ke DPRD Demak
“Kami turun langsung untuk menyerap hasil panen petani dan membagikannya kepada masyarakat. Harapannya, hasil panen petani bisa terserap sehingga mereka tetap mendapatkan keuntungan,” kata Ana.
Ia menambahkan, para petani telah bekerja keras mulai dari proses penanaman hingga masa panen. Karena itu, pihaknya merasa prihatin apabila hasil panen tidak laku terjual dan akhirnya menyebabkan kerugian.
Sebagai Ketua Tani Merdeka Kabupaten Demak, Ana menegaskan komitmennya untuk terus membantu petani agar tidak semakin terpuruk akibat kondisi pasar yang kurang menguntungkan.
“Kami berusaha membantu semampu kami agar petani-petani kita tetap bertahan,” ujarnya.
Ana yang berasal dari Yogyakarta dan menetap di Demak setelah menikah dengan warga setempat berharap kepedulian terhadap petani terus tumbuh di tengah masyarakat. Menurutnya, dukungan berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk menjaga kesejahteraan petani.
WTP 10 Kali Berturut-turut, BPK Apresiasi Tata Kelola Keuangan Pemkab Demak
Kegiatan pembagian sayuran gratis tersebut mendapat sambutan antusias dari warga. Salah satunya Retno, warga Demak, yang mengaku senang dan terbantu dengan program tersebut.
“Saya senang sekali. Namanya dapat sayuran gratis, tentu sangat membantu,” katanya.
Retno mengatakan sayuran yang diterimanya akan langsung dimasak untuk kebutuhan keluarga. Ia mengaku belum sempat berbelanja ke pasar sehingga bantuan tersebut datang pada waktu yang tepat.
“Belum belanja, jadi besok pagi bisa masak pakai sayuran ini,” ujarnya.
Ia juga memuji kualitas sayuran yang dibagikan kepada masyarakat. “Sayurnya segar-segar sekali,” tuturnya.
Baca Juga: Desa Siaga TBC Diluncurkan, Pemkab Demak Perkuat Upaya Eliminasi Tuberkulosis 2030
Kunjungi Youtube: Matapadma











Hari ini : 111
Bulan ini : 9347
Tahun ini : 62992
Total Kunjungan : 363973
Who's Online : 3