Nagoya, Matapadma – Sebanyak 45 kontingen negara dan wilayah se-Asia secara resmi memulai perjuangan dalam pesta olahraga disabilitas terbesar di Benua Kuning setelah Kaisar Jepang Naruhito membuka perhelatan Asian Para Games 2026 di Stadion Paloma Mizuho, Prefektur Aichi, Nagoya, Jepang, pada Senin (19/10/2026).
Perhelatan multievent olahraga edisi kelima ini mengusung slogan resmi ‘We Are Beautiful Individuals’ dengan menampilkan pertunjukan seni budaya spektakuler bertajuk The Festival of Flame yang disutradarai koreografer kenamaan Jepang, Kaiji Moriyama. Kontingen Indonesia turut ambil bagian secara langsung dalam parade defile dengan mengirimkan rombongan terpilih yang terdiri atas 47 orang dari unsur atlet dari 12 cabang olahraga, pelatih, serta jajaran ofisial pendukung.
Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Reda Manthovani, menyampaikan bahwa atmosfer pembukaan yang berlangsung meriah memberikan energi positif yang sangat besar bagi kesiapan mental para atlet Merah Putih sebelum turun ke arena pertandingan.
Antusiasme Tinggi Warnai Pembukaan Liga Putri Indonesia Usai Vakum Tujuh Tahun
“Antusiasme luar biasa dari para atlet berbagai negara serta kehangatan sambutan tuan rumah Jepang menjadi modal awal yang sangat berharga bagi semangat juang kontingen Indonesia,” ujar Reda di Nagoya.
Ia menjelaskan bahwa penampilan kontingen Indonesia dalam parade defile Welcome Gate mencuri perhatian luas penonton berkat busana khusus rancangan perancang busana terkemuka Tanah Air, Ivan Gunawan, yang memadukan keanggunan motif batik tradisional Sekar Jagat dengan sentuhan modern bernuansa Merah Putih. Atlet para-atletik nasional, Maria Goreti Samiyati, mendapatkan kehormatan memimpin barisan dengan membawa bendera Merah Putih di hadapan puluhan ribu pasang mata di dalam stadion.
Fajar dan Fikri Juara Denmark Open 2026 Usai Taklukkan Pasangan Malaysia
“Kostum defile ini bukan sekadar pakaian seremonial, melainkan representasi kebanggaan budaya Nusantara dan lambang persatuan yang kami bawa untuk mengobarkan tekad juara di kancah internasional,” tuturnya.
Di sisi lain, jajaran pelatih dan tim medis kontingen Indonesia telah merampungkan proses aklimatisasi suhu serta uji coba arena tanding di seluruh venue utama di Nagoya guna memastikan stamina para atlet disabilitas berada pada performa puncak.
Pihak kontingen Merah Putih menargetkan raihan medali emas pada sejumlah cabang olahraga unggulan, antara lain para-bulu tangkis, para-atletik, para-tenis meja, serta para-catur yang memiliki rekam jejak dominan di Asia.
Reda berharap doa dan dukungan tulus dari seluruh rakyat Indonesia terus mengalir agar para patriot olahraga mampu mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi serta menorehkan tinta emas bagi nama bangsa.
Baca Juga: Polisi Tangkap Enam Pelaku Tawuran Pemuda di Manggarai dan Dirikan Posko Terpadu
Kunjungi Youtube: Matapadma










Hari ini : 1272
Bulan ini : 16062
Tahun ini : 35394
Total Kunjungan : 89542
Who's Online : 30