Sumenep, Matapadma – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia merampungkan verifikasi dan validasi faktual terhadap kesiapan operasional gerai Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada Senin (19/10/2026).
Pemeriksaan terpadu ini menyasar sebanyak tujuh titik lokasi gerai strategis, meliputi Desa Sendang, Desa Pragaan Laok, Desa Aengdake, Desa Gunggung, Desa Bumbungan, Desa Bluto di Kecamatan Bluto, serta gerai di Desa Sentol Daya di Kecamatan Pragaan. Dari total alokasi 258 unit Koperasi Merah Putih yang dicanangkan di Kabupaten Sumenep, sebanyak 139 unit telah tuntas dibangun dengan progres fisik mencapai 100 persen, sementara sisanya masih dalam tahap penyelesaian akhir.
Ketua Tim 185 Mabes TNI, Brigjen TNI Candra Nugraha, menjelaskan bahwa peninjauan lapangan dilakukan guna mencocokkan kelayakan fisik bangunan serta kelengkapan sarana prasarana pendukung sebelum gerai beroperasi melayani kebutuhan pokok warga perdesaan.
Satgas Damai Cartenz Gerebek Sarang KKB di Intan Jaya dan Sita 559 Peluru
“Yang kami cek bukan hanya hasil pembangunan gedung semata, melainkan juga keandalan sarana dan prasarana penunjangnya agar hasil verifikasi ini menjadi dasar yang kuat dalam menilai kesiapan operasional KDKMP,” ujar Candra di Sumenep.
Ia menambahkan bahwa tim verifikasi yang turut didampingi perwira pembantu Kolonel Marinir Fery Handoko memeriksa secara detail kondisi etalase, instalasi kelistrikan, sistem pergudangan, hingga kesiapan kendaraan roda dua dan armada pengangkut operasional yang diserahkan kepada pengurus koperasi desa tanpa menemukan indikasi kerusakan maupun kehilangan aset.
Polrestabes Bandung Bongkar Pabrik Obat Keras Terbatas di Bizpark Kopo
“Seluruh barang dan perlengkapan berada dalam kondisi lengkap dan baik, namun seluruh catatan lapangan tetap menjadi bahan evaluasi terpadu untuk menyempurnakan aspek yang masih membutuhkan perhatian teknis,” tegasnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, menyampaikan bahwa jajaran komando kewilayahan terus mengawal percepatan pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih bersama pihak mitra pelaksana PT Agrinas demi mendongkrak denyut perekonomian masyarakat akar rumput.
“Kami berharap masukan konstruktif dari tim Mabes TNI dapat menyempurnakan sisa pembangunan yang sedang berjalan, sehingga kehadiran koperasi ini benar-benar optimal memberdayakan potensi ekonomi desa,” tutur Citra.
Keberadaan gerai koperasi desa terpadu ini ditargetkan mampu memangkas rantai pasok kebutuhan pangan masyarakat perdesaan, menekan disparitas harga antardaerah, serta memperkuat ketahanan logistik pangan di wilayah kepulauan Madura.
Baca Juga: Pemkab Manggarai Prioritaskan Rekonstruksi Rumah Lansia Pascagempa
Kunjungi Youtube: Matapadma









Hari ini : 1067
Bulan ini : 15857
Tahun ini : 35189
Total Kunjungan : 89337
Who's Online : 14