Bandung, Matapadma – PT PLN (Persero) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memperluas penetrasi layanan transaksi listrik terpadu bagi masyarakat pedesaan melalui integrasi Payment Point Online Bank (PPOB) di jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Jawa Barat.
Penguatan akses pembayaran energi tersebut dipastikan setelah delegasi pemerintah pusat melakukan peninjauan kesiapan infrastruktur di empat titik KDKMP percontohan, yakni KDKMP Citaman Nagreg, Bojongloa Rancaekek, Cangkuang Wetan Dayeuhkolot di Kabupaten Bandung, serta KDKMP Padalarang di Kabupaten Bandung Barat.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, menyampaikan bahwa keberadaan koperasi desa dirancang sebagai tulang punggung distribusi barang bersubsidi dan fasilitas layanan publik strategis agar warga tidak perlu lagi menempuh jarak jauh ke pusat perkotaan.
“KDKMP bukan toko retail, melainkan infrastruktur pemerintah untuk menyalurkan bantuan pemerintah dan barang-barang bersubsidi. Ini adalah langkah awal, dan kami tentunya akan terus mengevaluasi agar pelayanannya semakin baik,” ujar Bima di Bandung Barat, Senin (19/10/2026).
BMKG Ingatkan Potensi Karhutla di Jawa Tengah Imbas Cuaca Panas Ekstrem
Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy, menjelaskan bahwa korporasi berkomitmen penuh mendukung kemandirian ekonomi desa sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto dengan menyediakan sistem loket kelistrikan yang andal dan mudah diakses oleh pengurus koperasi.
“PLN memberikan ruang seluas-luasnya bagi KDKMP untuk menjadi mitra penyedia layanan transaksi kelistrikan bagi masyarakat, mulai dari pembayaran tagihan berkala hingga pembelian token listrik prabayar,” tutur Fahrur Rozy.
Ia menambahkan, keberadaan kanal pembayaran di koperasi lokal ini menjadi solusi efektif bagi warga pedesaan yang belum terbiasa mengoperasikan aplikasi perbankan digital di ponsel pintar sekaligus menciptakan sumber perputaran modal baru bagi kas koperasi.
MUI Serukan Taubat Nasuha dan Desak Pemerintah Percepat Penanganan Karhutla
Sementara itu, Kepala Desa Cangkuang Wetan, Asep Kusmiadi, menyambut baik terobosan penyediaan transaksi listrik tersebut karena mempermudah warga di lingkungannya dalam melunasi kewajiban energi rumah tangga secara cepat tanpa terbebani biaya perjalanan tambahan.
“Keberadaan KDKMP diharapkan dapat memberikan kemudahan nyata bagi masyarakat, baik dalam memperoleh kebutuhan pokok bersubsidi maupun mengakses transaksi energi, dan kami berharap kemitraan ini terus diperluas ke pelosok desa lainnya,” pungkas Asep.
Baca Juga: Sekretariat Kabinet Beberkan Poin Pembahasan Presiden Prabowo dan Sekjen PBB di Hambalang
Kunjungi Youtube: Matapadma









Hari ini : 578
Bulan ini : 17001
Tahun ini : 36333
Total Kunjungan : 90481
Who's Online : 15