• About us
  • Kebijakan Cookies
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
Selasa, Juni 9, 2026
  • Login
Matapadma
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Jawa Tengah
  • Pendidikan
  • Historia
  • FOTO
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jawa Tengah
  • Pendidikan
  • Historia
  • FOTO
No Result
View All Result
Matapadma
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jawa Tengah
  • Pendidikan
  • Historia
  • FOTO

Harga Gabah Menguat, Tani Merdeka Dorong Produktivitas dan Regenerasi Petani

Redaktur by Redaktur
8 Juni 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Harga Gabah Menguat, Tani Merdeka Dorong Produktivitas dan Regenerasi Petani
535
VIEWS

Demak, Matapadma– Petani di Kabupaten Demak dan sejumlah wilayah di Jawa Tengah saat ini menikmati harga gabah yang menguntungkan karena berada di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor pendorong meningkatnya semangat petani dalam mendukung program swasembada pangan nasional.

Ketua Tani Merdeka Kabupaten Demak, Nur’ari Khasanah, mengatakan pihaknya terus berupaya mendampingi petani dan gabungan kelompok tani (gapoktan) agar produktivitas pertanian terus meningkat. Selain itu, berbagai keluhan dan aspirasi petani juga dihimpun untuk diteruskan kepada pihak terkait sebagai bahan evaluasi dan perbaikan kebijakan pertanian.

Menurut Nur’ari, varietas padi yang paling banyak dibudidayakan petani di Demak adalah IR64 dan Ciherang. Kedua varietas tersebut masih menjadi pilihan utama karena dinilai cocok dengan kondisi lahan pertanian setempat serta memiliki produktivitas yang baik.

Terkait harga gabah, ia menilai petani saat ini berada dalam kondisi yang cukup menguntungkan. Harga gabah di tingkat petani bahkan telah mencapai lebih dari Rp8.000 per kilogram, jauh di atas HPP yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram.

“Petani memang sangat diuntungkan karena harga saat ini jauh lebih tinggi dari HPP pemerintah. Harga gabah sudah mencapai lebih dari Rp8.000 per kilogram,” ujar Nur’ari Khasanah usai panen raya padi di lahan persawahan Desa Jatirejo, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Senin (08-06-2026).

Justitia Hypocrita Soroti Ketidakadilan Penegakan HAM di Indonesia

Panen raya padi yang berlangsung di lahan seluas sekitar 100 hektare tersebut dihadiri Bupati Demak Eisti’anah, perwakilan pemerintah daerah, unsur Kementerian Koordinator Bidang Pangan, organisasi petani, serta kelompok tani setempat.

Sebagai pelaku usaha penggilingan padi, Nur’ari menambahkan bahwa kondisi harga gabah yang baik tidak hanya memberikan keuntungan bagi petani, tetapi juga mendorong terciptanya kolaborasi yang semakin kuat antara petani dan pelaku usaha penggilingan dalam mendukung swasembada pangan.

<p> <img src="matapadma.jpg" alt=""> <strong>Matapadma:</strong> ... </p>

Sementara itu, Ketua DPW Tani Merdeka Jawa Tengah, Wawan Pramono, menyebutkan bahwa secara umum Jawa Tengah saat ini masih berada dalam kondisi surplus beras. Meski demikian, tantangan utama yang perlu diantisipasi adalah datangnya musim kemarau yang berpotensi memengaruhi produktivitas pertanian.

Menurutnya, berbagai langkah persiapan harus segera dilakukan, terutama dalam penyediaan sarana irigasi dan program pompanisasi guna menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian selama musim kemarau berlangsung.

Dispensasi Nikah di Demak Capai 115 Kasus, Kehamilan di Luar Nikah Masih Jadi Penyebab Utama

“Tantangan terbesar kita adalah iklim. Program bantuan seperti pompanisasi dan irigasi yang telah disiapkan pemerintah harus segera dimanfaatkan agar hasil panen dapat dipertahankan,” kata Wawan.

Selain faktor iklim, regenerasi petani juga menjadi perhatian serius. Saat ini mayoritas petani di Jawa Tengah berusia di atas 50 tahun sehingga diperlukan keterlibatan generasi muda untuk mendukung modernisasi sektor pertanian.

Wawan menjelaskan bahwa perkembangan teknologi pertanian, seperti penggunaan drone, mesin combine harvester, dan berbagai alat pertanian modern lainnya, membutuhkan sumber daya manusia yang mampu mengoperasikan teknologi tersebut secara optimal.

Lebih lanjut, ia menilai berbagai kebijakan pemerintah yang berpihak kepada petani, terutama terkait penetapan harga gabah, telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan produksi pertanian.

“Di Jawa Tengah rata-rata harga gabah berada di atas HPP sehingga lebih berpihak kepada petani,” ujarnya.

Baca Juga: Menag Nasaruddin Umar Sebut Ponpes Giri Kusumo sebagai Tempat Penuh Keberkahan, Dorong Santri Jadi Pemimpin Bangsa

Kunjungi Youtube: Matapadma

Tags: DemakGabahPetani
Previous Post

Menag Nasaruddin Umar Sebut Ponpes Giri Kusumo sebagai Tempat Penuh Keberkahan, Dorong Santri Jadi Pemimpin Bangsa

Redaktur

Redaktur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Harga Gabah Menguat, Tani Merdeka Dorong Produktivitas dan Regenerasi Petani
Jawa Tengah

Harga Gabah Menguat, Tani Merdeka Dorong Produktivitas dan Regenerasi Petani

by Redaktur
8 Juni 2026
Menag Nasaruddin Umar Sebut Ponpes Giri Kusumo sebagai Tempat Penuh Keberkahan, Dorong Santri Jadi Pemimpin Bangsa
Jawa Tengah

Menag Nasaruddin Umar Sebut Ponpes Giri Kusumo sebagai Tempat Penuh Keberkahan, Dorong Santri Jadi Pemimpin Bangsa

by Redaktur
5 Juni 2026
Matapadma
Pendidikan

Justitia Hypocrita Soroti Ketidakadilan Penegakan HAM di Indonesia

by Redaktur
5 Juni 2026
Matapadma
Jawa Tengah

Dispensasi Nikah di Demak Capai 115 Kasus, Kehamilan di Luar Nikah Masih Jadi Penyebab Utama

by Redaktur
4 Juni 2026

Video

https://youtu.be/97T9HpnlnbY?si=F4OyjSEleU544QdZ
https://youtu.be/VXlaFEa43gs?si=rvTnFJ-xCd5wmSJA

JUMLAH KUNJUNGAN

0357753
Hari ini : 303
Bulan ini : 3127
Tahun ini : 56772
Total Kunjungan : 357753
Who's Online : 1
Alamat IP anda: 216.73.216.253
Matapadma

Copyright © 2024 matapadma.com

Navigate Site

  • About us
  • Kebijakan Cookies
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jawa Tengah
  • Pendidikan
  • Historia
  • FOTO
  • Login

Copyright © 2024 matapadma.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In