Demak, Matapadma– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak, Jawa Tengah berupaya meningkatkan pemanfaatan hasil Krenova (Kreativitas dan Inovasi Masyarakat) agar tidak hanya berhenti pada ajang perlombaan, tetapi juga dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat serta memiliki peluang untuk dipasarkan dan dikembangkan.
Bupati Demak Eisti’anah mengatakan, sejumlah hasil Krenova pada tahun-tahun sebelumnya telah dimanfaatkan melalui berbagai program pemerintah dan disalurkan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, hasil Krenova pada tahun-tahun sebelumnya sudah ada yang diberikan sebagai bantuan kepada masyarakat,” ujar Eisti’anah usai menghadiri penilaian Lomba Krenova yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Demak mengusung tema Inisiasi Ekonomi Hijau untuk Mendukung Ekonomi Berkelanjutan di Hotel Amantis Demak, Rabu (22/7/2026).
Menurutnya, beberapa produk inovasi tersebut telah dianggarkan oleh Pemkab Demak untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat melalui program yang melibatkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinpermades P2KB).
Meski demikian, Eisti’anah menegaskan, pemerintah tetap perlu melakukan evaluasi terhadap keberlanjutan pemanfaatan bantuan tersebut agar diketahui sejauh mana produk-produk yang telah disalurkan masih dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
“Setiap tahun tentu ada perubahan dan harus ada evaluasi yang baik,” katanya.
Ke depan, Pemkab Demak juga berencana menampilkan hasil-hasil Krenova dalam berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, seperti Demak Expo maupun event kolaboratif lainnya yang diselenggarakan oleh organisasi perangkat daerah (OPD). Langkah tersebut diharapkan mampu memperkenalkan berbagai inovasi dan kreativitas karya masyarakat Kabupaten Demak kepada publik.
“Sebentar lagi kita akan menggelar berbagai event di Pemkab Demak yang melibatkan beberapa OPD. Ada kegiatan seperti Demak Expo dan kegiatan lainnya yang dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan hasil-hasil Krenova kepada masyarakat,” ungkapnya.
Sasar Pemilih 2029, Bawaslu Demak Edukasi 1.470 Pelajar di 15 Sekolah
Selain menyediakan ruang promosi, Eisti’anah juga mengusulkan agar setiap produk peserta Krenova dilengkapi dengan informasi harga dan kontak yang dapat dihubungi. Menurutnya, informasi tersebut akan memudahkan masyarakat maupun pihak lain yang berminat memesan produk secara langsung.
“Kalau nanti dalam lomba Krenova dicantumkan harga produk beserta contact person, masyarakat yang berminat bisa langsung melakukan pemesanan,” jelasnya.
Eisti’anah berharap hasil-hasil Krenova tidak hanya dikenal masyarakat, tetapi juga dapat menarik minat dunia usaha maupun investor. Menurutnya, sejumlah inovasi yang dihasilkan masyarakat memiliki potensi untuk dikembangkan melalui kerja sama dengan perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Demak.
“Kalau ada inovasi yang potensial, tentu bisa kita hubungkan dengan perusahaan atau investor sehingga produk tersebut dapat dikembangkan lebih luas,” pungkasnya.
Baca Juga: Bupati Demak Tinjau Pilkades PAW di Dua Desa, Berlangsung Aman dan Lancar
Kunjungi Youtube: Matapadma











Hari ini : 678
Bulan ini : 11432
Tahun ini : 76159
Total Kunjungan : 377140
Who's Online : 6