Demak, Matapadma – Dalam upaya melestarikan budaya dan nilai-nilai luhur peninggalan leluhur Demak Bintoro, Keluarga Besar Santri Paguyuban Pathok Jogo Joyo Kusumo menggelar pengukuhan Pengurus Kademangan Lengkong, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Sabtu (31/10/2026) malam.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Paguyuban Pathok Jogo Joyo Kusumo, Adv. Munawir, tersebut dilaksanakan berdasarkan SK Kementerian Hukum dan HAM Nomor AHU-0005450.AH.01.07 Tahun 2025 serta SPKO Badan Kesbangpol Demak Nomor Reg. 220/002/X/2025.
Acara berlangsung di Kademangan Lengkong, Kawedanan Sayung, Kadipaten Demak, dan dihadiri ratusan santri, pengurus Ranting Ansor, Nahdlatul Ulama (NU), Banser Sayung, aparatur desa, serta perwakilan santri dari sejumlah kademangan di Kabupaten Demak.
Hadir pula perwakilan Kademangan Sayung, Bulusari, Bedono, Dombo, Gaji, Pragi, Guntur, Demak Kota, hingga Kademangan Kalitengah, Kecamatan Mranggen. Turut hadir H. Nurul Furqon, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, dan Sri Puji Astuti, Camat Sayung. Kegiatan tersebut juga dipimpin dan didampingi oleh Kyai Nur Amin selaku sesepuh Paguyuban Pathok Jogo Joyo Kusumo.
Ketua Umum Paguyuban Pathok Jogo Joyo Kusumo, Adv. Munawir, menyampaikan bahwa kegiatan pengukuhan ini bukan sekadar pembentukan kepengurusan organisasi, melainkan bagian dari upaya syiar, pelestarian budaya, serta pembinaan karakter generasi muda agar tetap menghormati dan menjaga warisan leluhur.
Menurutnya, keberadaan Paguyuban Pathok Jogo diharapkan mampu membentuk perilaku santri jalanan yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral, budaya, dan ajaran agama. Dengan demikian, keberadaan paguyuban dapat memberikan kontribusi positif dalam mengurangi kemaksiatan dan berbagai penyakit masyarakat.

“Hidup itu tidak sekadar hidup, tetapi harus mempunyai arah dan tujuan. Kita ingin menciptakan tatanan kehidupan yang rahmatan lil alamin, sekaligus menanamkan perilaku mikul duwur mendem jero kepada para piyantun sepuh. Sebab, kehidupan kita saat ini tidak bisa dilepaskan dari perjalanan sejarah dan perjuangan para leluhur,” tutur Munawir.
Ia juga menegaskan bahwa sejarah perkembangan Islam di Nusantara, khususnya di wilayah Demak Bintoro, memiliki hubungan erat dengan peran para wali dan tokoh penyebar Islam terdahulu.
“Berdirinya peradaban Islam di Nuswantoro tidak terlepas dari sejarah Kerajaan Demak Bintoro. Warisan leluhur, termasuk perjuangan Kanjeng Sunan Kalijaga dalam memperkuat akidah masyarakat melalui pendekatan budaya seperti wayang dan gamelan, merupakan kekayaan sejarah yang harus kita jaga dan lestarikan,” ungkapnya.
227 Bangunan di Bantaran Sungai Tuntang Demak Ditertibkan, 10 di Antaranya Bersertifikat
Sementara itu, Kyai Nur Amin selaku sesepuh Paguyuban Pathok Jogo Joyo Kusumo menambahkan bahwa Kabupaten Demak memiliki sejarah dan kejayaan besar sebagai salah satu pusat perkembangan Islam di Nusantara. Oleh karena itu, masyarakat, khususnya generasi muda, harus terus menjaga dan melestarikan budaya leluhur agar Demak tetap memiliki karakter dan keunggulan di tengah persaingan era globalisasi.
Menurutnya, perkembangan globalisasi saat ini telah membawa pengaruh besar terhadap pola pikir dan perilaku generasi muda, termasuk Generasi Z. Pergeseran nilai-nilai luhur dan budaya lokal menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.
“Dampak globalisasi saat ini sudah sangat terasa dan berpengaruh terhadap perilaku Generasi Z. Jika nilai-nilai luhur peninggalan leluhur tidak terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi penerus, dikhawatirkan budaya tersebut akan semakin terkikis, bahkan hilang. Karena itu, kita harus bersama-sama menjaga tradisi dan membangun karakter generasi muda agar tidak terjerumus dalam berbagai penyakit masyarakat,” katanya.
Puncak kegiatan ditandai dengan pengukuhan Ustadz Umar Al-Faruk sebagai Ketua Kademangan Lengkong-Sayung. Pengukuhan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat organisasi, mempererat tali persaudaraan antarsantri, serta menghidupkan kembali semangat pelestarian budaya dan tradisi leluhur Demak Bintoro.
Baca Juga: Operasi Patuh Candi 2026 Dimulai, Polres Demak Sasar 8 Pelanggaran Prioritas
Kunjungi Youtube: Matapadma







Hari ini : 720
Bulan ini : 720
Tahun ini : 53841
Total Kunjungan : 107989
Who's Online : 3