• About us
  • Kebijakan Cookies
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • App Privacy Policy
Selasa, Oktober 20, 2026
  • Login
Matapadma
Advertisement
  • Home
  • JAWA TENGAH
  • NASIONAL
  • HiISTORIA
  • PENDIDIKAN
  • SPORTS
  • VIDEO
  • FOTO
No Result
View All Result
  • Home
  • JAWA TENGAH
  • NASIONAL
  • HiISTORIA
  • PENDIDIKAN
  • SPORTS
  • VIDEO
  • FOTO
No Result
View All Result
Matapadma
No Result
View All Result
  • Home
  • NASIONAL
  • JAWA TENGAH
  • PENDIDIKAN
  • HiISTORIA
  • SPORTS
  • FOTO
  • VIDEO

Kades Tedunan: Demak Ngantor Desa Jadi Sejarah, Semua Pelayanan Dibawa ke Desa

Redaktur by Redaktur
20 Oktober 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Kades Tedunan: Demak Ngantor Desa Jadi Sejarah, Semua Pelayanan Dibawa ke Desa

Dokumentasi liputan: Kades Tedunan: Demak Ngantor Desa Jadi Sejarah, Semua Pelayanan Dibawa ke Desa

505
VIEWS

Demak, Matapadma– Kepala Desa Tedunan, Zaenal Afif, menyebut program Demak Ngantor Desa yang dipusatkan di Desa Tedunan, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Selasa (20/10/2026), sebagai catatan sejarah bagi desanya.

Menurutnya, baru kali ini seluruh pelayanan dari Pemerintah Kabupaten Demak dibawa langsung ke desa.

Baca Juga: Paripurna DPRD Demak Tetapkan Propemperda 2026

“Ini jadi sejarah Desa Tedunan, mencetak sejarah membawa semua pelayanan ke Desa Tedunan,” ujar Afif.

Afif menyampaikan terima kasih kepada Bupati Demak, Eisti’anah, yang telah menunjuk Desa Tedunan sebagai lokasi pelaksanaan program tersebut.

“Alhamdulillah, saya terima kasih dengan Ibu Bupati yang menunjuk Desa Tedunan sebagai tempat pelaksanaan Demak Ngantor Desa. Manfaatnya sangat besar sekali, terutama untuk warga kita yang sangat mengharapkan pelayanan. Jadi dengan adanya Demak Ngantor Desa ini pelayanan bisa dekat dengan masyarakat, itu yang sangat berkah,” ungkapnya.

Ia menilai, program jemput bola ini sangat membantu warga. Selama ini, pelayanan yang paling sering dikeluhkan masyarakat adalah administrasi kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), yang jika diurus melalui kecamatan prosesnya masih lama.

Desa Tedunan sendiri memiliki 1.100 Kepala Keluarga dengan jumlah penduduk sekitar 3.500 jiwa.

Apresiasi Kades tersebut sejalan dengan tujuan Pemkab Demak menggelar Demak Ngantor Desa. Bupati Demak, Eisti’anah, mengatakan pemilihan Tedunan karena letak geografisnya yang berada di ujung timur laut dari pusat Kabupaten Demak.

“Tedunan ini timur utaranya pusat kota, pusat kabupaten, pusat pelayanan. Nah, ini tujuannya ingin mendekatkan. Maturnuwun Pak Kades,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Bupati menegaskan, Demak Ngantor Desa adalah komitmen Pemkab untuk menghadirkan pelayanan dengan pendekatan jemput bola, sehingga masyarakat tidak harus selalu datang ke pusat pemerintahan.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab menghadirkan berbagai layanan terpadu. Mulai dari pembayaran PBB-P2 melalui mobil layanan Mona Lisa, administrasi kependudukan, layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari Puskesmas Wedung II, literasi anak dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, hingga layanan ketenagakerjaan berupa informasi lowongan kerja dan pembuatan kartu kuning AK-1 dari Dinnakerind.

Layanan baru yang paling menyita perhatian adalah pelayanan keimigrasian hasil kerja sama dengan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang.

“Pada kesempatan ini mobil Mona Lisa untuk pembayaran PBB-P2 dan macam-macam lagi. Kemudian yang baru kita gandeng dari Imigrasi, kita bekerja sama dengan Imigrasi Semarang. Kita angkut kalau ada pengurusan berkaitan paspor,” jelas Bupati.

Tak hanya layanan, Pemkab juga mendorong pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) / desil untuk bantuan sosial, serta menghadirkan sembako murah dari BUMN dan BUMD untuk membantu kebutuhan pokok sekaligus menekan inflasi.

Pada kesempatan itu, Bupati juga memaparkan pembangunan di Kecamatan Wedung, salah satunya Jembatan Babalan yang diusulkan sejak Musrenbang 2021 dan terealisasi pada 2024 dengan anggaran Rp9,6 miliar.

“Alhamdulillah, sudah terealisasi Rp9,6 miliar. Insyaallah ini membantu meningkatkan perekonomian warga masyarakat khususnya Kecamatan Wedung,” pungkasnya.

Baca Juga: Stok Beras 4,5 Juta Ton Disiapkan Hadapi El Nino Ekstrem

Kategori Jawa Tengah

Baca Juga:  Stok Beras 4,5 Juta Ton Disiapkan Hadapi El Nino Ekstrem

Kunjungi Youtube: Matapadma

Previous Post

Paripurna DPRD Demak Tetapkan Propemperda 2026

Redaktur

Redaktur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

<p> <img src="matapadma.jpg" alt=""> <strong>Matapadma:</strong> ... </p>

Video

https://youtu.be/97T9HpnlnbY?si=F4OyjSEleU544QdZ
https://youtu.be/VXlaFEa43gs?si=rvTnFJ-xCd5wmSJA

JUMLAH KUNJUNGAN

0092808
Hari ini : 1058
Bulan ini : 19328
Tahun ini : 38660
Total Kunjungan : 92808
Who's Online : 6
Alamat IP anda: 216.73.216.15

Post Post Terbaru

  • Kades Tedunan: Demak Ngantor Desa Jadi Sejarah, Semua Pelayanan Dibawa ke Desa 20 Oktober 2026
  • Paripurna DPRD Demak Tetapkan Propemperda 2026 19 Oktober 2026
  • Bupati Eisti’anah: Protokol Tak Cukup Paham Aturan, Harus Sigap di Lapangan 19 Oktober 2026
  • AHY Tanam Mangrove di Demak, Tandai Dimulainya Proyek Sea Wall Pantura 19 Oktober 2026
  • Satgas FPU 7 Polri Sukses Kawal Capres di Afrika Tengah 19 Oktober 2026
Matapadma

Copyright © 2024 matapadma.com

Navigate Site

  • About us
  • Kebijakan Cookies
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • App Privacy Policy

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • JAWA TENGAH
  • NASIONAL
  • HiISTORIA
  • PENDIDIKAN
  • SPORTS
  • VIDEO
  • FOTO
  • Login

Copyright © 2024 matapadma.com