Demak, Matapadma – Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Demak, Sukono, mengunjungi rumah Abdul Roib, warga Desa Pasir yang menjadi korban kebakaran pada Jumat (29-05-2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada korban yang tengah mengalami musibah.
Sukono mengaku datang atas arahan Ketua DPC PKB Kabupaten Demak yang juga Ketua DPRD Kabupaten Demak, Zayinul Fata, untuk menyambangi korban secara langsung. Menurutnya, kehadiran para pihak yang peduli diharapkan dapat memberikan semangat sekaligus mendorong masyarakat lain untuk turut membantu.
“Setidaknya memberikan perhatian dan semangat kepada Mas Abdul Roib. Saya juga pernah mengalami kejadian serupa, sehingga memahami bagaimana rasanya menghadapi musibah seperti ini,” ujar Sukono usai menyerahkan bantuan di lokasi kebakaran, Minggu (31-05-2026).
Ia berharap dukungan yang diberikan tidak hanya berupa doa dan perhatian moril, tetapi juga bantuan materiil guna membantu proses pemulihan serta membangkitkan kembali semangat korban dan keluarganya.
Terkait kemungkinan bantuan lanjutan, seperti program bedah rumah, Sukono mengatakan hal tersebut masih perlu melihat perkembangan di lapangan. Menurutnya, apabila rumah korban nantinya telah dibangun kembali melalui gotong royong masyarakat, maka pengajuan bantuan program tertentu kemungkinan tidak dapat dilakukan.
Kirab Prajurit Patangpuluhan Meriahkan Tradisi Grebeg Besar Demak
Meski demikian, ia optimistis semangat kebersamaan warga Desa Pasir mampu mempercepat proses pembangunan kembali rumah korban. Ia juga menyinggung peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang turut mengupayakan dukungan bagi korban.
Sementara itu, bantuan yang dihimpun dari berbagai pihak terus bertambah. Berdasarkan laporan yang diterimanya, dana yang sebelumnya tercatat sekitar Rp22 juta kini telah meningkat menjadi lebih dari Rp25 juta.
“Alhamdulillah bantuan terus bertambah. Ditambah dukungan dari berbagai pihak, insyaallah rumah yang terdampak bisa kembali terbangun dengan baik,” katanya.
Di sisi lain, Abdul Roib mengungkapkan kebakaran pertama kali diketahui warga setelah muncul kepulan asap dari rumahnya. Saat warga datang, api sudah membesar sehingga pintu rumah terpaksa dibongkar untuk upaya pemadaman.
“Awalnya warga melihat asap. Ketika pintu dibongkar, api sudah besar di dalam rumah,” ujarnya.
Pemkab Demak Salurkan Dana Insentif Rp150 Juta untuk 14 Desa Berkinerja Terbaik
Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong. Abdul Roib sedang bekerja di Demak, sedangkan dua anaknya tengah melaksanakan salat Jumat di luar rumah.
Rumah berukuran sekitar 8 x 14 meter tersebut seluruhnya terbuat dari kayu, sehingga api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya.
“Semua habis, termasuk surat-surat penting, perabotan rumah tangga, dan uang tabungan di celengan. Tidak ada yang bisa diselamatkan,” tutur Abdul Roib.
Akibat kejadian tersebut, korban memperkirakan mengalami kerugian hingga sekitar Rp80 juta. Saat ini, Abdul Roib bersama kedua anaknya terpaksa mengungsi dan menumpang di rumah tetangga.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Baca Juga: DPC PDIP Demak Sembelih Empat Hewan Kurban, Bagikan Hingga 500 Paket Daging untuk Warga
Kunjungi Youtube: Matapadma













Hari ini : 288
Bulan ini : 9917
Tahun ini : 53595
Total Kunjungan : 354576
Who's Online : 4