• About us
  • Kebijakan Cookies
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • App Privacy Policy
Senin, Oktober 12, 2026
  • Login
Matapadma
Advertisement
  • Home
  • NASIONAL
  • JAWA TENGAH
  • PENDIDIKAN
  • HiISTORIA
  • FOTO
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • Home
  • NASIONAL
  • JAWA TENGAH
  • PENDIDIKAN
  • HiISTORIA
  • FOTO
  • VIDEO
No Result
View All Result
Matapadma
No Result
View All Result
  • Home
  • NASIONAL
  • JAWA TENGAH
  • PENDIDIKAN
  • HiISTORIA
  • FOTO

Pedagang Candi Gedongsongo Keluhkan Genangan Air

Redaktur by Redaktur
28 Juli 2024
Reading Time: 2 mins read
0
Peringati Hari Jadi, Cik Meme Semarang Berikan Kejutan Unik Bagi Para Pecinta Lunpia
510
VIEWS

Ungaran, Matapadma- Pedagang di komplek Candi Gedongsongo Kabupaten Semarang mengeluhkan genangan air yang ada saat hujan. Terbaru, pada Minggu (21/4/2024) genangan air membuat jualan pedagang tak laku karena Candi Gedongsongo sepi pengunjung di area jualan.

Pengurus Paguyuban Sumber Rejeki yang menaungi pedagang di Candi Gedongsongo, Jumiyem mengatakan genangan mulai terjadi setelah proyek revitalisasi di area berjualan selesai. “Selama 40 tahun saya jualan di candi, baru kali ini ada genangan air, tingginya di atas mata kaki orang dewasa. Sebelumnya kalau hujan tidak ada masalah,” ujarnya, Senin (22/4/2024).

Menurutnya, saat terjadi genangan kondisinya menyusahkan. Setelah ‘menyelamatkan’ dagangan, mereka juga harus membuang air ke arah saluran dan selanjutnya mengepel lantai yang kotor. “Kemarin itu akhirnya pada gotong royong membersihkan, sehingga tidak fokus ke jualan,” kata Jumiyem.

“Kita jualan juga Lebaran itu, sebelumnya tutup karena sepi. Setiap bulan bayar retribusi Rp 190.000, tapi ini belum ramai karena banyak jalan keluar sehingga pengunjung tidak fokus di satu akses,” paparnya.

Pedagang ronde, Ngateni (63) mengatakan genangan air berada di los yang digunakan para pedagang berjualan. “Jadinya malah seperti kolam renang, karena genangan air agak lama. Apalagi kemarin hujannya juga lama,” jelasnya dalam Bahasa Jawa.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang Wiwin Sulistyowati mengatakan, setelah mendapat laporan terkait genangan air di lapak pedagang, dirinya langsung berkoordinasi dengan Kementerian PUPR dan pelaksana pembangunan revitalisasi Candi Gedongsongo. “Kalau kita lihat memang untuk tampungan dan pembuangan air sudah cukup besar, tapi untuk saluran penangkap air yang perlu dibenahi agar tidak ada luapan lagi,” ujarnya.

“Ini masih dalam masa pemeliharaan, sehingga tadi saya minta agar pelaksana pembangunan segera dan secepatnya membenahi. Dengan perbaikan tentu pedagang merasa aman dan nyaman, pengunjung yang akan berbelanja juga nyaman,” kata Wiwin.

Selain faktor kurang besarnya saluran penangkap air, genangan terjadi karena sedimentasi di area tampungan. “Tadi kita lihat ada lumpur dan daun-daun yang di tampungan, ini menyebabkan air tidak mengalir sempurna. Langsung dibersihkan agar kejadian ini tidak terulang,” ungkap Wiwin.

Menurut Wiwin, hujan dalam waktu lama dan intensitas deras juga menjadi penyebab terjadinya genangan di area berjualan. “Apalagi pohon-pohon yang baru ditanam saat revitalisasi kemarin belum sepenuhnya jadi, sehingga air langsung turun. Tapi dengan perbaikan ini, kami harap bisa menjadi solusi agar tidak lagi ada genangan di area berjualan,” paparnya.

Revitalisasi area Gedongsongo menelan anggaran Rp 23 miliar dari Kementerian PUPR. Peresmian dilakukan Bupati Semarang Ngesti Nugraha pada Kamis (7/3/2023).

Baca Juga : Wisata Pinusia Park, Sensasi Melihat Keindahan Hutan Pinus

Kunjungi YouTube : Matapadma

Tags: candi gedongsongogedongsongoKementerian PUPRkepala Dinas pariwisataPedagangSemarangUngaran
Previous Post

Jelang Pilkada, Pengurus DPC PKB Kota Salatiga Temui Ketua DPC Gerindra

Next Post

Bupati Demak Ajak Masyarakat Perangi Rokok Ilegal

Redaktur

Redaktur

Next Post
Bupati Demak Ajak Masyarakat Perangi Rokok Ilegal

Bupati Demak Ajak Masyarakat Perangi Rokok Ilegal

BPN Demak Siap Wujudkan Kabupaten Lengkap

BPN Demak Siap Wujudkan Kabupaten Lengkap

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

<p> <img src="matapadma.jpg" alt=""> <strong>Matapadma:</strong> ... </p>

Video

https://youtu.be/97T9HpnlnbY?si=F4OyjSEleU544QdZ
https://youtu.be/VXlaFEa43gs?si=rvTnFJ-xCd5wmSJA

JUMLAH KUNJUNGAN

0082419
Hari ini : 212
Bulan ini : 8939
Tahun ini : 28271
Total Kunjungan : 82419
Who's Online : 5
Alamat IP anda: 216.73.217.145

Post Post Terbaru

  • 57 LC dan Pengunjung THM di Demak Dites Urine Mendadak, Ini Hasilnya 12 Oktober 2026
  • Bukan Sekadar Tes, ProASN Demak Jadi Langkah Petakan Potensi ASN 10 Oktober 2026
  • Sumur RBG-7 Pilangwetan Segera Dibor, Demak Berpotensi Jadi Penghasil Gas Baru 8 Oktober 2026
  • Bupati Eisti’anah: Guru Madin, TPQ, dan Ponpes Tetap Jadi Perhatian di Tengah Efisiensi Anggaran 6 Oktober 2026
  • Bupati Demak Sampaikan Jawaban atas Pandangan Fraksi DPRD terhadap Raperda APBD 2027 6 Oktober 2026
Matapadma

Copyright © 2024 matapadma.com

Navigate Site

  • About us
  • Kebijakan Cookies
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • App Privacy Policy

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • NASIONAL
  • JAWA TENGAH
  • PENDIDIKAN
  • HiISTORIA
  • FOTO
  • VIDEO
  • Login

Copyright © 2024 matapadma.com