Demak, Matapadma — Kepengurusan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Demak, Jawa Tengah, resmi memiliki Pelaksana Tugas (PLT) Ketua baru. Penunjukan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) dari PSSI Jawa Tengah yang diterima pada Sabtu malam melalui surat elektronik serta tembusan kepada KONI Kabupaten Demak.
PLT Ketua PSSI Kabupaten Demak yang baru, Haris Kurniawan, mengatakan dirinya ditunjuk menggantikan PLT sebelumnya, Edi, terhitung mulai 5 Mei 2026 hingga terbentuknya kepengurusan definitif.
“SK ini saya terima kemarin Sabtu malam melalui email dan juga tembusan dari KONI Demak tentang penunjukan saya selaku PLT Ketua PSSI Kabupaten Demak menggantikan PLT sebelumnya,” ujar Haris usai kegiatan konsolidasi PSSI Kabupaten Demak 2026 bertema Berbenah Berprestasi Menuju Prestasi Tertinggi di Rumah Makan Sunan Kalijaga, Sabtu (09-05-2026).
Haris menjelaskan, tugas utama yang tertuang dalam SK adalah menjalankan roda organisasi hingga terpilihnya Ketua PSSI Jawa Tengah definitif. Selain itu, dirinya juga berencana membentuk perangkat kepengurusan guna mendukung jalannya organisasi.
“Tugas PLT yang tertera di SK hanya menjalankan organisasi sampai periode terpilihnya nanti ketua provinsi. Untuk perangkat kepengurusan memang belum tertuang dalam SK, tapi kami membutuhkan perangkat organisasi untuk menjalankan program ke depan,” katanya.
Menurut Haris, berdasarkan statuta terbaru PSSI, penunjukan ketua PSSI kabupaten/kota nantinya dilakukan oleh Ketua PSSI Provinsi Jawa Tengah. Namun hingga kini konferensi pemilihan ketua provinsi masih belum dilaksanakan.
Dalam masa kepemimpinannya sebagai PLT, Haris mengaku langsung dihadapkan pada sejumlah agenda penting, terutama persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Kabupaten Demak dipastikan lolos ke ajang tersebut setelah melewati Pra-Porprov.
Pemkab Demak Gelar Pisowanan ke Kadilangu Jelang Grebeg Besar Idul Adha
“Kabupaten Demak tahun ini lolos di Porprov 2026. Selain itu ada juga Kejurprov Futsal yang harus dipersiapkan,” ucapnya.
Selain fokus pada Porprov dan futsal, pihaknya juga akan melakukan validasi keanggotaan serta pembenahan organisasi internal PSSI Demak.
Terkait kesiapan tim Porprov, Haris memastikan komunikasi dengan jajaran pelatih dan manajemen sebelumnya sudah dilakukan. Pembahasan meliputi jadwal training center (TC), komposisi pemain, hingga struktur tim ofisial.
“Kita akan tindak lanjuti persiapan Porprov, mulai dari pemain, kapan TC, sampai kerangka ofisial tim,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pembinaan usia muda sebagai program prioritas. Menurutnya, arahan dari PSSI pusat meminta seluruh kabupaten/kota memperbanyak kompetisi dan pembinaan kelompok umur.
“Pembinaan usia muda akan diperbanyak mulai U-13, U-15, U-17, U-19 sampai U-21. Untuk senior mungkin nanti ada event tersendiri,” katanya.
Sementara untuk pengembangan sepak bola putri, Haris mengakui olahraga tersebut di Demak masih belum sepopuler daerah lain. Meski demikian, pihaknya berencana menggandeng sejumlah tokoh sepak bola putri untuk membangun pembinaan ke depan.
Jelang May Day, Buruh Demak Ajukan Enam Tuntutan, Desak DPRD Sampaikan ke Pusat
“Untuk sepak bola putri memang belum terlalu familiar di Demak, tapi sudah ada beberapa tokoh yang membidangi. Nanti akan kami ajak berdiskusi untuk pengembangannya,” terangnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Demak, Suryo Hadiwibowo, menegaskan pihaknya menjalankan roda organisasi berdasarkan SK terbaru yang diterima.
“Saya hanya menerima tembusan bahwa ada pemberhentian dan pengangkatan baru. Secara detail aturan ada di statuta PSSI 2025, saya tidak terlalu paham. Yang jelas kami mengikuti keputusan,” ujarnya.
Sebelumnya sempat muncul pertanyaan terkait keabsahan SK PLT dari PSSI Jawa Tengah. Namun KONI Demak memastikan keputusan final tetap berada di tangan PSSI pusat.
Suryo meminta kepengurusan PSSI Demak yang baru segera melakukan konsolidasi dan memperkuat soliditas internal. Ia menekankan bahwa prestasi olahraga tidak dapat diraih secara instan dan membutuhkan proses pembinaan yang berkelanjutan.
“Olahraga butuh waktu persiapan yang intens dan lama. Saya ingin atlet-atlet Demak sendiri yang muncul untuk meramaikan persepakbolaan,” katanya.
Ia berharap kepemimpinan baru mampu menghadirkan event sepak bola yang berkelanjutan di Demak. Dengan begitu, perusahaan maupun pihak swasta akan lebih tertarik menjadi bapak asuh, sponsor, maupun donatur dalam mendukung pembinaan atlet lokal.
Baca Juga: Revisi RTRW Demak 20 Tahun ke Depan Dibahas, Penanganan Rob dan Giant Sea Wall Jadi Sorotan
Kunjungi Youtube: Matapadma












Hari ini : 260
Bulan ini : 2386
Tahun ini : 46064
Total Kunjungan : 347045
Who's Online : 1