• About us
  • Kebijakan Cookies
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • App Privacy Policy
Rabu, Agustus 26, 2026
  • Login
Matapadma
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Jawa Tengah
  • Pendidikan
  • Historia
  • FOTO
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jawa Tengah
  • Pendidikan
  • Historia
  • FOTO
No Result
View All Result
Matapadma
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jawa Tengah
  • Pendidikan
  • Historia
  • FOTO

Temuan Baru Ungkap Awal Mula Kota Demak 1460 dan Letak Keraton di Serambi Masjid Agung

Redaktur by Redaktur
4 Januari 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Temuan Baru Ungkap Awal Mula Kota Demak 1460 dan Letak Keraton di Serambi Masjid Agung
616
VIEWS

Demak, Matapadma – Sejarah Kota Demak kembali menjadi sorotan setelah munculnya temuan data baru yang memperkuat bahwa kota ini sudah eksis sejak tahun 1460. Data tersebut merujuk pada catatan seorang penulis yang mengunjungi Demak pada tahun tersebut dan mendokumentasikan pengalamannya dalam sebuah buku pada tahun 1462.

“Kalau sudah disebut Demak di tahun 1460, berarti Demak sudah ada sebelum itu. Karena bukunya ditulis dua tahun kemudian,” ungkap Peneliti Islam Nusantara, Prof. Dr. KH Ahmad Baso, dalam Seminar Nasional dan Bedah Buku bertema Kajian Serat Babat Demak yang berlangsung di Serambi Masjid Agung Demak, Jawa Tengah, Kamis (07-08-2025).

Temuan ini dianggap penting sebagai pijakan koreksi terhadap narasi sejarah yang selama ini berkembang. Selain mengungkap tahun kelahiran Kota Demak, diskusi tersebut juga menyoroti dugaan kuat bahwa Keraton Demak dulunya terletak di kawasan Serambi Masjid Agung Demak, mengikuti jejak pola penempatan pusat pemerintahan masa Sunan Giri dan Sunan Ampel.

“Letak keratonnya di Serambi. Karena dahulu, pengadilan juga berada di Serambi. Ini mengikuti sistem pemerintahan Majapahit, di mana Raja sebagai pemimpin peradilan berkedudukan di sana,” terang Prof. Baso.

Ia menambahkan, pada masa itu konsep pemerintahan menyatu antara eksekutif dan yudikatif yang berpusat di kawasan Serambi. Di lokasi tersebut pula, berbagai urusan kenegaraan, politik, hukum, hingga penerimaan tamu penting seperti Putri Champa dan Adipati Terung dari Majapahit dilaksanakan.

Jagat Mandala, Kambing PE Raksasa Senilai Rp90 Juta Jadi Primadona di Demak Expo 2025

“Di Serambi semua urusan pemerintahan dijalankan. Maka, logis jika keraton berada di sini,” tegasnya.

Keraton yang dimaksud diperkirakan tak jauh dari kompleks makam para tokoh penting Demak, termasuk makam seorang tokoh yang disebut Tamaul.

Di akhir pemaparannya, Prof. Baso menekankan pentingnya pelurusan sejarah berdasarkan bukti otentik.

<p> <img src="matapadma.jpg" alt=""> <strong>Matapadma:</strong> ... </p>

“Konsep kerajaan selalu mengikuti keberadaan pusat peradilan. Di mana ada lembaga peradilan, di situlah keraton. Dan itu semua merujuk ke Serambi,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Demak, Zayinul Fata, menyambut baik temuan tersebut dan mendorong agar segera ada tindak lanjut dari Pemerintah Kabupaten Demak.

Diduga Lakukan Perzinahan dan Pemerasan, Oknum Kepala Desa di Demak Terancam 6 Tahun Penjara

“Kita punya narasumber luar biasa, Pak Baso. Temuan-temuannya bersifat ilmiah dan bisa dipertanggungjawabkan. Ini adalah hadiah terindah untuk Demak,” ujarnya.

Zayinul menilai perlunya dilakukan kajian bersama secara resmi dengan melibatkan pemerintah, para tokoh masyarakat, ulama, dan akademisi, guna memastikan temuan ini menjadi bagian penting dalam sejarah resmi Kota Demak.

“Semua yang disampaikan Pak Baso tertulis lengkap dan bisa diuji secara akademik. Maka sudah seharusnya menjadi acuan untuk penulisan ulang sejarah Demak,” tegasnya.

Menurutnya, inisiatif ini bukan sekadar kepentingan akademis, namun juga menyangkut identitas dan kebesaran Demak sebagai kota bersejarah. Keberadaan Masjid Agung Demak dan kawasan religius Kadilangu disebut sebagai kekuatan utama daya tarik wisata religi yang tidak tergantikan.

“Kalau Demak tidak ada Masjid Agung dan Kadilangu, lalu siapa yang akan datang ke sini? Itulah kebesaran kita. Maka sejarah ini harus dijaga dan dilestarikan,” pungkasnya.

Baca Juga: Aniaya Anak Sendiri, Pria di Demak Suruh Anak 5 Tahun Minum Air Kloset

Kunjungi YouTube: Matapadma

Tags: DemakKeraton DemakMasjid agung Demak
Previous Post

Jagat Mandala, Kambing PE Raksasa Senilai Rp90 Juta Jadi Primadona di Demak Expo 2025

Next Post

Pemkab Demak Gelar Lomba Tradisional Meriahkan HUT RI ke-80

Redaktur

Redaktur

Next Post
Pemkab Demak Gelar Lomba Tradisional Meriahkan HUT RI ke-80

Pemkab Demak Gelar Lomba Tradisional Meriahkan HUT RI ke-80

    Crocus bulbs

Maslikhatun Menang Sepeda Listrik di Jalan Sehat Hari Koperasi ke-78 Kabupaten Demak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

<p> <img src="matapadma.jpg" alt=""> <strong>Matapadma:</strong> ... </p>

Video

https://youtu.be/97T9HpnlnbY?si=F4OyjSEleU544QdZ
https://youtu.be/VXlaFEa43gs?si=rvTnFJ-xCd5wmSJA

JUMLAH KUNJUNGAN

0392192
Hari ini : 203
Bulan ini : 11474
Tahun ini : 91211
Total Kunjungan : 392192
Who's Online : 1
Alamat IP anda: 216.73.217.113

Recent Posts

  • Kebakaran Hanguskan 62 Kios di Pasar Sedo Demak, Kerugian Rp1,2 Miliar
  • Kades Tambakroto Tekankan Perangkat Desa Baru Bekerja Cerdas dan Cermat
  • Bupati Demak Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027 dalam Rapat Paripurna ke-29 DPRD
  • Rayakan Kemerdekaan, Demokrat Demak Hidupkan Kembali Lomba Rakyat
  • Bupati Eisti’anah dan DPRD Demak Sepakati KUA-PPAS APBD 2027

Recent Comments

  1. Kades Tambakroto Tekankan Perangkat Desa Baru Bekerja Cerdas dan Cermat - Matapadma mengenai Bupati Eisti’anah dan DPRD Demak Sepakati KUA-PPAS APBD 2027
  2. Bupati Demak Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027 dalam Rapat Paripurna ke-29 DPRD - Matapadma mengenai Bupati Eisti’anah dan DPRD Demak Sepakati KUA-PPAS APBD 2027
  3. Bupati Demak Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027 dalam Rapat Paripurna ke-29 DPRD - Matapadma mengenai Warga Karangtowo Keberatan Gedung Serbaguna Dialihfungsikan Jadi Dapur MBG, DPRD Demak Turun Tangan
  4. Redaktur mengenai Pasar Rakyat di Jogoloyo, Hiburan dan Lapangan Pekerjaan Menyambut Idul Adha
  5. Syaeful hadi mengenai Pasar Rakyat di Jogoloyo, Hiburan dan Lapangan Pekerjaan Menyambut Idul Adha
Matapadma

Copyright © 2024 matapadma.com

Navigate Site

  • About us
  • Kebijakan Cookies
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • App Privacy Policy

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jawa Tengah
  • Pendidikan
  • Historia
  • FOTO
  • Login

Copyright © 2024 matapadma.com