• About us
  • Kebijakan Cookies
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • App Privacy Policy
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Matapadma
Advertisement
  • Home
  • JAWA TENGAH
  • NASIONAL
  • HiISTORIA
  • PENDIDIKAN
  • SPORTS
  • VIDEO
  • FOTO
No Result
View All Result
  • Home
  • JAWA TENGAH
  • NASIONAL
  • HiISTORIA
  • PENDIDIKAN
  • SPORTS
  • VIDEO
  • FOTO
No Result
View All Result
Matapadma
No Result
View All Result
  • Home
  • NASIONAL
  • JAWA TENGAH
  • PENDIDIKAN
  • HiISTORIA
  • SPORTS
  • FOTO
  • VIDEO

Prasejarah Leang-Leang Maros Pukau Dubes Inggris, Buka Peluang Kolaborasi Riset Budaya

Redaktur by Redaktur
19 Oktober 2026
Reading Time: 2 mins read
0
prasejarah Leang-Leang Maros

Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey bersama delegasi British Council mengamati peninggalan lukisan cadas purba di Taman Arkeologi Leang-Leang, Maros. (Sumber: Antara)

501
VIEWS

Maros, Matapadma – Kawasan cagar budaya prasejarah Leang-Leang di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, memukau Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey yang berkunjung langsung guna menyaksikan keaslian lukisan cadas tertua di dunia hingga Senin (19/10/2026).

Kunjungan diplomatik yang didampingi langsung oleh perwakilan British Council tersebut difokuskan pada pengamatan lanskap karst serta jejak arkeologi peradaban manusia purba yang tersimpan di dalam gugusan gua kapur Maros-Pangkep.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey, mengatakan bahwa keberadaan tinggalan arkeologi di kawasan tersebut menunjukkan betapa kayanya sejarah peradaban nusantara yang telah diakui oleh komunitas ilmuwan global.

“Warisan prasejarah ini luar biasa mengagumkan dan membuktikan bahwa Indonesia memiliki peran penting dalam sejarah awal kebudayaan umat manusia,” ujarnya saat berada di kompleks taman arkeologi.

Jermey menjelaskan bahwa penemuan lukisan figuratif purba di dinding gua kapur Maros membuka cakrawala baru bagi para peneliti internasional mengenai evolusi ekspresi artistik manusia purba.

Baca Juga: Kontingen Indonesia Tampil Elegan dalam Pembukaan Asian Para Games 2026 di Jepang

“Situs prasejarah Leang-Leang bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan, melainkan aset pengetahuan dunia yang patut dijaga kelestariannya,” tegasnya.

Sementara itu, Country Director British Council Indonesia and Southeast Asia Lead, Summer Xia, menuturkan bahwa pihaknya berkomitmen menjajaki kolaborasi strategis antara seniman, akademisi, dan praktisi pelestarian sejarah dari kedua negara.

“Kami ingin menghubungkan teknologi digital, riset ilmiah, dan medium seni kreatif agar generasi muda dapat lebih mendalami nilai sejarah yang terkandung di sini,” jelas Xia.

Kemitraan internasional yang dirancang ke depan juga ditujukan untuk memperkuat kapasitas komunitas lokal dan pengelola cagar budaya dalam merawat lingkungan karst dari ancaman degradasi lingkungan.

Baca Juga: Pemkab Pasaman Barat Kembali Berlakukan Pembelajaran Tatap Muka Usai Kualitas Udara Membaik

Summer Xia berharap inisiatif kerja sama cagar budaya prasejarah Leang-Leang tersebut mampu melahirkan program pertukaran pengetahuan yang berkelanjutan sekaligus mendorong promosi pariwisata edukatif berbasis sains.

“Harapan kami, kemitraan riset dan seni ini dapat memberikan dampak positif bagi pelestarian sejarah sekaligus memberdayakan masyarakat di sekitar kawasan cagar budaya,” pungkasnya.

Baca Juga: Survei Adidaya Institute: 60,3 Persen Publik Puas Kinerja Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto

Dapatkan update berita pilihan dan informasi terkini setiap hari dari Matapadma.com. Kunjungi juga kanal YouTube kami di YouTube Matapadma.

Tags: Arkeologi PrasejarahBritish CouncilCagar budayaDominic JermeyKabupaten MarosLukisan CadasTaman Arkeologi Leang-Leang
Previous Post

Polrestabes Semarang Tetapkan Dua Remaja Berstatus ABH Usai Terlibat Tawuran di Brotojoyo

Next Post

Kericuhan Suporter di Stadion BIS Lukai 11 Orang, Polisi Beberkan Kronologi Bentrokan

Redaktur

Redaktur

Next Post
kericuhan suporter Banten International Stadium

Kericuhan Suporter di Stadion BIS Lukai 11 Orang, Polisi Beberkan Kronologi Bentrokan

transformasi transmigrasi pertanian AI

Transformasi Transmigrasi Dipercepat Lewat Pertanian AI dan Peluang Investasi Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

<p> <img src="matapadma.jpg" alt=""> <strong>Matapadma:</strong> ... </p>

Video

https://youtu.be/97T9HpnlnbY?si=F4OyjSEleU544QdZ
https://youtu.be/VXlaFEa43gs?si=rvTnFJ-xCd5wmSJA

JUMLAH KUNJUNGAN

0089372
Hari ini : 1102
Bulan ini : 15892
Tahun ini : 35224
Total Kunjungan : 89372
Who's Online : 13
Alamat IP anda: 216.73.217.121

Post Post Terbaru

  • Maia Estianty Soroti Transparansi Pembagian Royalti Musik Era Kaset dan Platform Digital 19 Oktober 2026
  • Pelatih FC Bekasi City Apresiasi Tingginya Antusiasme Penonton Pembukaan Liga Putri 19 Oktober 2026
  • Guru Sekolah Rakyat Bekasi Terapkan Metode Belajar Menyenangkan untuk Siswa Prasejahtera 19 Oktober 2026
  • Pemkab Manggarai Prioritaskan Pembangunan Rumah Tahan Gempa Bagi Warga Lansia 19 Oktober 2026
  • Presiden Prabowo dan Sekjen PBB Perkuat Kemitraan Strategis Perdamaian Global di Hambalang 19 Oktober 2026
Matapadma

Copyright © 2024 matapadma.com

Navigate Site

  • About us
  • Kebijakan Cookies
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • App Privacy Policy

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • JAWA TENGAH
  • NASIONAL
  • HiISTORIA
  • PENDIDIKAN
  • SPORTS
  • VIDEO
  • FOTO
  • Login

Copyright © 2024 matapadma.com