Bogor, Matapadma – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyambut kunjungan resmi Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa António Guterres guna memperkokoh kemitraan strategis dalam memelihara stabilitas global di Padepokan Garuda Yaksa Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, hingga Senin (19/10/2026).
Sekjen PBB tiba di Jakarta melalui penerbangan langsung dari New York, Amerika Serikat, untuk melangsungkan pertemuan bilateral khusus dengan Kepala Negara Indonesia. Dalam penyambutan kenegaraan tersebut, António Guterres disambut hangat oleh barisan anak-anak yang mengenakan busana adat dari berbagai daerah nusantara sebelum melangkah menuju pendopo utama.
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden menyampaikan bahwa pertemuan kedua tokoh pemimpin dunia tersebut menjadi tonggak krusial dalam mempererat koordinasi diplomasi internasional menghadapi ketidakpastian geopolitik global yang kian dinamis.
Baca Juga: Survei Adidaya Institute: 60,3 Persen Publik Puas Kinerja Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto
“Pertemuan ini menegaskan eratnya komunikasi dan kemitraan Indonesia dengan PBB dalam memperjuangkan perdamaian, memperkuat stabilitas global, serta mendorong terciptanya tatanan dunia yang lebih adil dan sejahtera,” tulis keterangan resmi Sekretariat Kabinet di Jakarta.
Pihak kepresidenan menjelaskan bahwa seusai seremoni penyambutan, Presiden Prabowo memimpin dialog tertutup bersama jajaran delegasi untuk mendiskusikan percepatan bantuan kemanusiaan serta langkah konkret meredakan ketegangan konflik bersenjata di sejumlah belahan dunia, termasuk dukungan konsisten terhadap hak kemerdekaan rakyat Palestina.
Baca Juga: Transformasi Transmigrasi Dipercepat Lewat Pertanian AI dan Peluang Investasi Daerah
Dalam kesempatan tersebut, Sekjen PBB António Guterres menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kepemimpinan politik luar negeri bebas aktif Republik Indonesia di bawah Presiden Prabowo yang konsisten mengedepankan jalur diplomasi damai. Kunjungan ini sekaligus menjadi agenda silaturahmi pamitan Guterres yang akan menuntaskan pengabdiannya sebagai Sekjen PBB pada Desember 2026 mendatang.
Sekretariat Kabinet mengonfirmasi bahwa Sekjen PBB mengapresiasi langkah nyata Indonesia dalam memperjuangkan ketertiban global serta aksi kepedulian yang berkelanjutan bagi pemenuhan hak-hak sipil korban peperangan di zona krisis internasional.
Untuk mempererat komunikasi antarkedua pihak, António Guterres dijadwalkan bermalam di kediaman pribadi Presiden Prabowo di Hambalang sebelum bertolak kembali menuju Markas Besar PBB di New York.
Pemerintah Indonesia berharap perjumpaan bilateral di Hambalang ini semakin memperkokoh tatanan kerja sama multilateral yang adil serta memperkuat kepemimpinan kawasan dalam memelihara perdamaian abadi.
Baca Juga: Prasejarah Leang-Leang Maros Pukau Dubes Inggris, Buka Peluang Kolaborasi Riset Budaya
Kunjungi Youtube: Matapadma








Hari ini : 1507
Bulan ini : 16297
Tahun ini : 35629
Total Kunjungan : 89777
Who's Online : 35