• About us
  • Kebijakan Cookies
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
Jumat, Mei 8, 2026
  • Login
Matapadma
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Jawa Tengah
  • Pendidikan
  • Historia
  • FOTO
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jawa Tengah
  • Pendidikan
  • Historia
  • FOTO
No Result
View All Result
Matapadma
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jawa Tengah
  • Pendidikan
  • Historia
  • FOTO

Demak Targetkan Raih Adipura 2029, Fokus Bangun Kesadaran Kolektif Lingkungan

Redaktur by Redaktur
3 Januari 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Demak Targetkan Raih Adipura 2029, Fokus Bangun Kesadaran Kolektif Lingkungan
520
VIEWS

Demak, Matapadma – Pemerintah Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah menargetkan meraih penghargaan Adipura pada tahun 2028 atau 2029. Meski belum pernah mendapatkan trofi Adipura, Demak sebelumnya sudah menerima sertifikat Adipura, yang merupakan tahap awal dalam proses penilaian menuju penghargaan tertinggi di bidang kebersihan dan pengelolaan lingkungan tersebut.

‎Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Demak, Mulyanto, menyampaikan bahwa upaya meraih Adipura bukan semata demi mengejar penghargaan, tetapi sebagai bagian dari visi besar untuk mewujudkan kota yang bersih dan sehat.

‎”Adipura itu bukan target utama, tapi sebagai penyemangat. Yang penting adalah bagaimana kita menciptakan kota yang bersih dan sehat,” ujar Mulyanto saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (10-10-2025).

‎Mulyanto menekankan bahwa pencapaian Adipura memerlukan kolaborasi lintas sektor dan dukungan penuh dari masyarakat. Menurutnya, kebersihan lingkungan tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah.

TMMD Sengkuyung Tahap IV Bangun Jalan Beton di Desa Surodadi, Wujud Nyata Sinergi dan Gotong Royong

‎”Sehebat apapun kami di DLH, tanpa dukungan masyarakat, akan percuma. Karena yang dinilai salah satunya adalah pengelolaan sampah,” tambahnya.

‎Ia melanjutkan, persoalan utama yang menjadi tantangan dalam mewujudkan target Adipura di Demak adalah sampah. Mulyanto mengungkapkan bahwa timbulan sampah yang terus meningkat serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah masih menjadi hambatan besar.

‎”Masih banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan, termasuk di pinggir jalan. Hal-hal seperti ini sangat berpengaruh terhadap penilaian Adipura,” jelasnya.

‎Untuk membangun kesadaran lingkungan sejak dini, DLH fokus melakukan pendekatan melalui sektor pendidikan. Salah satu langkah strategis adalah mendorong seluruh sekolah di Demak menjadi Sekolah Adiwiyata, yakni sekolah yang berwawasan lingkungan.

Pemkab Demak Salurkan Bantuan Mesin Perahu dan Asuransi, Permudah Akses BBM Subsidi untuk Nelayan

‎”Anak-anak jumlahnya ribuan, bahkan jutaan. Kalau sejak kecil sudah ditanamkan budaya hidup bersih dan sehat, mereka akan membawa kebiasaan itu ke rumah dan lingkungannya,” kata Mulyanto.

‎Di sisi lain, DLH juga memberdayakan 234 bank sampah yang tersebar di berbagai wilayah di Demak, meskipun belum semuanya aktif. Bank sampah ini diharapkan bisa menjadi agen perubahan dan sosialisasi pengelolaan sampah yang baik di masyarakat.

‎Sebagai langkah awal menuju Adipura, Kabupaten Demak menargetkan kembali meraih sertifikat Adipura pada tahun 2026. Sertifikat ini menjadi indikator bahwa kabupaten mulai memenuhi standar penilaian untuk mendapatkan penghargaan Adipura.

‎”Tahun ini mungkin belum bisa, tapi tahun depan kami optimis bisa kembali mendapatkan sertifikat. Setelah itu, baru kami arahkan langkah menuju penghargaan Adipura. Target kami antara tahun 2028 atau 2029,” terangnya.

Baca Juga : Pemkab Demak Salurkan Bantuan Mesin Perahu dan Asuransi, Permudah Akses BBM Subsidi untuk Nelayan

Kunjungi Youtube :  Matapadma

Tags: AdipuraDemak
Previous Post

TMMD Sengkuyung Tahap IV Bangun Jalan Beton di Desa Surodadi, Wujud Nyata Sinergi dan Gotong Royong

Next Post

Museum Glagah Wangi, Wadah Edukasi Budaya dan Sejarah di Kabupaten Demak

Redaktur

Redaktur

Next Post
Museum Glagah Wangi, Wadah Edukasi Budaya dan Sejarah di Kabupaten Demak

Museum Glagah Wangi, Wadah Edukasi Budaya dan Sejarah di Kabupaten Demak

TCF 2025 Hadir di Desa Wisata Berahan Kulon, Dinas Pariwisata Dorong Promosi Potensi Lokal

TCF 2025 Hadir di Desa Wisata Berahan Kulon, Dinas Pariwisata Dorong Promosi Potensi Lokal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Revisi RTRW Demak 20 Tahun ke Depan Dibahas, Penanganan Rob dan Giant Sea Wall Jadi Sorotan
Jawa Tengah

Revisi RTRW Demak 20 Tahun ke Depan Dibahas, Penanganan Rob dan Giant Sea Wall Jadi Sorotan

by Redaktur
6 Mei 2026
Pemkab Demak Gelar Pisowanan ke Kadilangu Jelang Grebeg Besar Idul Adha
Jawa Tengah

Pemkab Demak Gelar Pisowanan ke Kadilangu Jelang Grebeg Besar Idul Adha

by Redaktur
4 Mei 2026
Matapadma
Jawa Tengah

Jelang May Day, Buruh Demak Ajukan Enam Tuntutan, Desak DPRD Sampaikan ke Pusat

by Redaktur
1 Mei 2026
Matapadma
Jawa Tengah

Sidak di Pasar Bintoro, Wagub Jateng Soroti Kenaikan Harga Minyakita Jelang Idul Fitri

by Redaktur
29 April 2026

Video

https://youtu.be/97T9HpnlnbY?si=F4OyjSEleU544QdZ
https://youtu.be/VXlaFEa43gs?si=rvTnFJ-xCd5wmSJA

JUMLAH KUNJUNGAN

0346673
Hari ini : 128
Bulan ini : 2014
Tahun ini : 45692
Total Kunjungan : 346673
Who's Online : 2
Alamat IP anda: 216.73.216.116
Matapadma

Copyright © 2024 matapadma.com

Navigate Site

  • About us
  • Kebijakan Cookies
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jawa Tengah
  • Pendidikan
  • Historia
  • FOTO
  • Login

Copyright © 2024 matapadma.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In