Demak, Matapadma – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak, Jawa Tengah kembali menghadirkan program Demang Ngantor Deso sebagai upaya mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Melalui program ini, warga dapat mengakses berbagai layanan pemerintahan tanpa harus datang ke kantor-kantor dinas, sehingga lebih menghemat waktu, tenaga, dan biaya. Kali ini, kegiatan dipusatkan di Balai Desa Jragung, Kecamatan Karangawen, Rabu (29/7/2026).
Beragam pelayanan disediakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari administrasi kependudukan, layanan BPJS Kesehatan, pelayanan kesehatan, hingga layanan pengaduan masyarakat. Selain itu, bazar pasar murah yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran turut menjadi daya tarik bagi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga.
Bupati Demak, Eisti’anah, mengatakan program Demang Ngantor Deso merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memberikan kemudahan akses pelayanan kepada masyarakat.
Program MBG Kembali Berjalan, Maskuri Optimistis di Bawah Kepemimpinan Baru BGN
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan semaksimal mungkin atas pelayanan yang tersedia,” ujar Eisti’anah.

Menurutnya, pelayanan yang dihadirkan langsung di tingkat desa memungkinkan masyarakat mengurus berbagai keperluan administrasi dan layanan publik secara lebih mudah tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi maupun meluangkan waktu untuk datang ke pusat pemerintahan.
Eisti’anah Dorong Mahasiswa KKN UIN Walisongo Hadirkan Inovasi untuk Desa
Kepala Desa Jragung, Edi Susanto, mengapresiasi Pemkab Demak yang telah memilih desanya sebagai lokasi penyelenggaraan Demang Ngantor Deso. Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya mempermudah akses pelayanan bagi warga, tetapi juga menjadi kesempatan memperkenalkan potensi Desa Jragung kepada masyarakat luas.
“Desa Jragung merupakan desa yang berada di ujung selatan Kabupaten Demak. Namun, kami tidak kalah dengan desa-desa lain karena mayoritas masyarakat telah mandiri dengan mata pencaharian sebagai petani maupun profesi lainnya,” katanya.
Edi menambahkan, kehadiran pasar murah juga memberikan manfaat bagi warga karena dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah kondisi harga pangan yang masih fluktuatif.
Baca Juga: DPRD dan Bupati Demak Setujui 4 Raperda Jadi Perda
Kunjungi Youtube: Matapadma











Hari ini : 227
Bulan ini : 14455
Tahun ini : 79182
Total Kunjungan : 380163
Who's Online : 8