Jakarta, Matapadma – Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan mengamankan enam orang terduga pelaku yang terlibat aksi tawuran Manggarai di kawasan Underpass Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (19/10/2026).
Bentrokan antarkelompok pemuda antarkampung tersebut pecah pada dini hari dan sempat memicu kepanikan warga sekitar akibat saling lempar batu serta penggunaan petasan yang diarahkan ke permukiman padat penduduk.
Aksi anarkistis tersebut mengakibatkan satu unit kios usaha milik warga di sekitar lokasi terbakar akibat percikan kembang api, sebelum kobaran api berhasil dipadamkan oleh petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan, menjelaskan bahwa enam pemuda yang diamankan saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres guna mendalami peran masing-masing dalam insiden tersebut.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Usut Penembakan Bharada Valdo di Mako Polairud Pondok Cabe
“Kami telah mengamankan enam orang yang diduga terlibat langsung dalam bentrokan dan saat ini masih dimintai keterangan untuk mengetahui pemicu awal serta aktor provokator di baliknya,” ujarnya.
Ia menuturkan aparat kepolisian bergerak cepat menuju titik lokasi setelah menerima laporan keresahan masyarakat, sehingga eskalasi kericuhan dapat disekat sebelum meluas ke area permukiman yang lebih luas.
“Petugas gabungan langsung diterjunkan untuk membubarkan massa serta melokalisasi kobaran api di lapak warga agar tidak merembet ke bangunan lain,” tambahnya.
Baca Juga: Polda Jabar Bongkar Pabrik Hexymer dan Tramadol Ilegal Berkapasitas 8 Juta Butir di Bandung
Guna mencegah terjadinya gesekan susulan di titik rawan tersebut, pihak kepolisian bersama unsur Tiga Pilar yang meliputi TNI, pemerintah kecamatan, dan tokoh masyarakat sepakat mendirikan posko pengamanan terpadu di kawasan Manggarai.
Situasi di sekitar terowongan Manggarai kini telah kembali terkendali, arus lalu lintas normal, serta personel kepolisian terus disiagakan untuk menjamin rasa aman bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.
Baca Juga: Guru Sekolah Rakyat Bekasi Terapkan Metode Belajar Menyenangkan untuk Siswa Prasejahtera
Kunjungi Youtube: Matapadma








Hari ini : 1627
Bulan ini : 16417
Tahun ini : 35749
Total Kunjungan : 89897
Who's Online : 22