• About us
  • Kebijakan Cookies
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • App Privacy Policy
Minggu, Oktober 11, 2026
  • Login
Matapadma
Advertisement
  • Home
  • NASIONAL
  • JAWA TENGAH
  • PENDIDIKAN
  • HiISTORIA
  • FOTO
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • Home
  • NASIONAL
  • JAWA TENGAH
  • PENDIDIKAN
  • HiISTORIA
  • FOTO
  • VIDEO
No Result
View All Result
Matapadma
No Result
View All Result
  • Home
  • NASIONAL
  • JAWA TENGAH
  • PENDIDIKAN
  • HiISTORIA
  • FOTO

Museum Glagah Wangi, Wadah Edukasi Budaya dan Sejarah di Kabupaten Demak

Redaktur by Redaktur
3 Januari 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Museum Glagah Wangi, Wadah Edukasi Budaya dan Sejarah di Kabupaten Demak
654
VIEWS

Demak, Matapadma – Kabupaten Demak Provinsi Jawa Tengah tidak hanya dikenal dengan wisata religi seperti Masjid Agung Demak, tetapi juga memiliki destinasi edukatif yang tak kalah menarik, yaitu Museum Glagah Wangi UPTD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Demak. Museum ini menjadi rumah bagi lebih dari 100 artefak dari berbagai latar belakang budaya dan agama, seperti Islam, Hindu, Buddha, hingga budaya Cina.

Museum Glagah Wangi menjadi tempat belajar sejarah dan budaya masa lalu, khususnya yang berasal dari wilayah Demak. Koleksi artefak yang mencapai 104 buah ini ditemukan di sekitar Kabupaten Demak, menjadikan museum ini sebagai pusat pelestarian sejarah lokal.

Pengunjung yang datang ke Museum Glagah Wangi mengaku merasa sangat teredukasi. Mereka mendapatkan banyak informasi sejarah melalui benda-benda koleksi seperti patung Dewa Siwa, Gentong Wira wiri, hingga wayang milik Sunan Kalijaga yang dikenal juga dengan sebutan Kalijaga. Bahkan, museum ini juga menyimpan sejumlah foto sejarah yang berasal dari tahun 1800-an hingga 2024.

Polres Demak Bongkar Sindikat Uang Palsu Keluarga, Ribuan Lembar Pecahan Rp100 Ribu Diamankan

Meski demikian, popularitas Museum Glagah Wangi masih berada di bawah Museum Masjid Agung Demak. Hal ini karena Museum Masjid Agung berada di kawasan wisata religi dan lebih sering dikunjungi oleh peziarah maupun wisatawan religi yang datang ke Masjid Agung dan Makam Sultan Fatah.

<p> <img src="matapadma.jpg" alt=""> <strong>Matapadma:</strong> ... </p>

Untuk meningkatkan eksistensinya, pihak Museum Glagah Wangi aktif melakukan promosi melalui media sosial seperti Instagram dan TikTok. Selain itu, mereka juga mengadakan program museum keliling ke masyarakat agar keberadaan museum ini semakin dikenal, baik oleh masyarakat Demak maupun dari luar daerah.

Pemkab Demak Salurkan Bantuan Mesin Perahu dan Asuransi, Permudah Akses BBM Subsidi untuk Nelayan

“Yang datang ke sini banyak sekali, walaupun datanya belum kami rekap secara pasti. Mayoritas berasal dari Demak, namun ada juga dari luar seperti Pati dan daerah lain,” ujar Operator layanan operasional Museum Glagah Wangi Ali Mahfud saat dilokasi Museum, Jum’at- (10-10-2025).

Salah satu situs penting yang juga terkait dengan museum ini adalah situs dudukan di Desa Blerong, yang kini menjadi milik Dinas Pendidikan Kabupaten Demak dan telah diresmikan oleh Bupati Demak, Eisti’anah.

Museum Glagah Wangi buka setiap hari Senin hingga Jumat, mulai pukul 08.00 pagi hingga 15.30 sore. Sedangkan pada hari Sabtu dan Minggu, museum tutup. Menariknya, pengunjung tidak dikenakan biaya alias gratis untuk masuk dan menikmati seluruh koleksi yang ada.

Baca Juga : Demak Targetkan Raih Adipura 2029, Fokus Bangun Kesadaran Kolektif Lingkungan

Kunjungi Youtube : Matapadma

Tags: HistoriaMuseum
Previous Post

Demak Targetkan Raih Adipura 2029, Fokus Bangun Kesadaran Kolektif Lingkungan

Next Post

TCF 2025 Hadir di Desa Wisata Berahan Kulon, Dinas Pariwisata Dorong Promosi Potensi Lokal

Redaktur

Redaktur

Next Post
TCF 2025 Hadir di Desa Wisata Berahan Kulon, Dinas Pariwisata Dorong Promosi Potensi Lokal

TCF 2025 Hadir di Desa Wisata Berahan Kulon, Dinas Pariwisata Dorong Promosi Potensi Lokal

Matapadma: ...

Demak Cetak Panen Raya 10 Ton per Hektare, Bukti Ketangguhan Pertanian Menuju Ketahanan Pangan Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

<p> <img src="matapadma.jpg" alt=""> <strong>Matapadma:</strong> ... </p>

Video

https://youtu.be/97T9HpnlnbY?si=F4OyjSEleU544QdZ
https://youtu.be/VXlaFEa43gs?si=rvTnFJ-xCd5wmSJA

JUMLAH KUNJUNGAN

0081290
Hari ini : 47
Bulan ini : 7810
Tahun ini : 27142
Total Kunjungan : 81290
Who's Online : 2
Alamat IP anda: 216.73.216.136

Post Post Terbaru

  • Bukan Sekadar Tes, ProASN Demak Jadi Langkah Petakan Potensi ASN 10 Oktober 2026
  • Sumur RBG-7 Pilangwetan Segera Dibor, Demak Berpotensi Jadi Penghasil Gas Baru 8 Oktober 2026
  • Bupati Eisti’anah: Guru Madin, TPQ, dan Ponpes Tetap Jadi Perhatian di Tengah Efisiensi Anggaran 6 Oktober 2026
  • Bupati Demak Sampaikan Jawaban atas Pandangan Fraksi DPRD terhadap Raperda APBD 2027 6 Oktober 2026
  • Bupati Eisti’anah Apresiasi Petani di Hari Tani Nasional 2026 2 Oktober 2026
Matapadma

Copyright © 2024 matapadma.com

Navigate Site

  • About us
  • Kebijakan Cookies
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • App Privacy Policy

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • NASIONAL
  • JAWA TENGAH
  • PENDIDIKAN
  • HiISTORIA
  • FOTO
  • VIDEO
  • Login

Copyright © 2024 matapadma.com