Odense, Matapadma – Pasangan ganda putra bulu tangkis Indonesia Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri sukses merebut gelar juara turnamen bergengsi BWF Super 750 Denmark Open 2026 di SJF Arena, Odense, Denmark, Senin (19/10/2026).
Keberhasilan podium tertinggi tersebut dipastikan usai Fajar/Fikri menundukkan pasangan unggulan asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, lewat permainan menyerang yang dominan dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-11 hanya dalam tempo 31 menit.
Kemenangan gemilang di daratan Eropa ini sekaligus menjadi momentum penebusan penting bagi pasangan Pelatnas PBSI tersebut setelah sebelumnya harus puas berstatus runner-up pada partai puncak edisi tahun lalu.
Pemain ganda putra Indonesia, Fajar Alfian, menjelaskan bahwa capaian juara di turnamen level tinggi ini menjadi dorongan moral yang sangat besar untuk meningkatkan rasa percaya diri dan daya saing mereka di pentas bulu tangkis dunia.
Baca Juga: Pelatih FC Bekasi City Apresiasi Tingginya Antusiasme Penonton Pembukaan Liga Putri
“Semoga menjadi awal untuk prestasi kami ke depannya lebih lagi ya, motivasi dan percaya diri lebih meningkat. Kekalahan di Asian Games kemarin memacu kami berdua untuk mencapai hasil yang terbaik lagi,” ujar Fajar di Odense.
Ia menegaskan bahwa tren positif yang tengah diukir oleh skuad Merah Putih dalam beberapa bulan terakhir diharapkan dapat terus berkesinambungan hingga menembus turnamen-turnamen elite kelas dunia berikutnya.
Baca Juga: Inovasi Mahasiswa UMS Sulap Bunga Telang dan Tempurung Kelapa Jadi Produk Usaha Warga Sukoharjo
“Prestasi bulutangkis Indonesia beberapa bulan terakhir sedang cukup baik, semoga terus berprestasi, terus berkembang meraih titel-titel lainnya. Tidak hanya di senior tapi juga di junior,” tuturnya.
Sementara itu, rekan duetnya di lapangan, Muhammad Shohibul Fikri, menekankan pentingnya menjaga stabilitas mental dan fokus bertanding agar tidak cepat terlena oleh euforia raihan trofi juara Super 750 tersebut.
“Pasti mindset saya setiap pertandingan itu saya anggap awal lagi, baru lagi, dari nol lagi. Jadi kami jangan cepat puas juga,” kata Fikri.
Menurut Fikri, pengalaman matang yang diasah selama berpasangan dengan Fajar di level internasional membantunya mengatasi tekanan saat menghadapi pertandingan krusial melawan deretan ganda putra papan atas dunia.
“Saya mencoba untuk sudah nggak usah banyak terlalu mikir apa-apa, yang penting banyak usaha, ikhtiar dan doa,” ungkapnya.
Dalam perjalanannya merengkuh trofi Denmark Open 2026, Fajar/Fikri membuktikan ketangguhan fisik dan taktik dengan mengalahkan pasangan nomor satu dunia asal China Liang Wei Keng/Wang Chang di semifinal lewat laga sengit rubber game 21-16, 16-21, 21-16, serta menyingkirkan wakil Thailand di perempat final.
Usai menuntaskan turnamen di Odense, pasangan ganda putra andalan Indonesia ini langsung mengalihkan konsentrasi pemulihan stamina guna menatap rangkaian turnamen Tur Eropa berikutnya di ajang French Open.
Baca Juga: Polda Jabar Bongkar Pabrik Hexymer dan Tramadol Ilegal Berkapasitas 8 Juta Butir di Bandung
Kunjungi Youtube: Matapadma








Hari ini : 1614
Bulan ini : 16404
Tahun ini : 35736
Total Kunjungan : 89884
Who's Online : 31