Demak, Matapadma– Menjelang peringatan Hari Tani Nasional yang jatuh pada 24 September, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten Demak diajak untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, khususnya di kawasan persawahan, dari berbagai potensi tindak kejahatan.
Ajakan tersebut disampaikan Taslim, perwakilan Gapoktan Desa Tlogoboyo, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Ia mengajak seluruh Gapoktan di Kabupaten Demak untuk memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan lingkungan persawahan serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif bagi para petani.
Menurut Taslim, keamanan di lingkungan persawahan membutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh masyarakat. Karena itu, semangat gotong royong dan silaturahmi antar petani perlu terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan lingkungan.
Dukung Upaya Basmi Hama Tikus, Mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Gelar Workshop di Demak
“Kita memperkuat gotong royong dan silaturahmi,” ujar Taslim saat ditemui di kediamannya di Desa Tlogoboyo, Kecamatan Bonang, Kamis (17/9/2026).
Selain menjaga keamanan lingkungan, Taslim juga mengajak para petani dan masyarakat untuk menolak segala bentuk isu yang tidak bertanggung jawab, termasuk penyebaran informasi bohong atau hoaks yang berpotensi mengganggu keamanan dan kondusivitas wilayah Kabupaten Demak.
“Kita juga menolak segala bentuk isu-isu yang tidak bertanggung jawab dan isu-isu hoaks, demi terciptanya wilayah Kabupaten Demak yang aman dan kondusif,” lanjutnya.
Menurut Taslim, momentum Hari Tani Nasional juga dapat menjadi pengingat bagi para petani untuk terus meningkatkan semangat dalam mengembangkan sektor pertanian. Ia berharap petani di Kabupaten Demak mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan berkembang menjadi petani modern serta petani milenial.
Cegah Viral di Medsos, Polres Demak Bekali Personel Cara Hadapi Keluhan Warga
Dalam kesempatan tersebut, Taslim turut menyampaikan ucapan selamat Hari Tani Nasional kepada seluruh petani, khususnya di Kabupaten Demak.
“Selamat Hari Tani Nasional. Kita ciptakan petani Demak, petani modern, petani milenial, dan petani yang penuh berkah,” ungkapnya.
Ia berharap momentum Hari Tani Nasional dapat semakin memperkuat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian di kalangan petani. Dengan demikian, lingkungan persawahan dapat tetap aman dan kondusif sehingga aktivitas pertanian masyarakat di Kabupaten Demak dapat berjalan dengan baik.
Baca Juga: Sekda Demak Minta BPD Awasi Kades Secara Objektif, Jangan Bawa Urusan Pribadi
Kunjungi Youtube: Matapadma






Hari ini : 96
Bulan ini : 7233
Tahun ini : 12437
Total Kunjungan : 66585
Who's Online : 3