Demak, Matapadma – Pemerintah Kabupaten Demak melalui Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Pudam) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus bersinergi menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan. Distribusi air bersih telah dilakukan sejak Februari hingga Agustus 2026 untuk menangani berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari dampak banjir hingga kekeringan akibat musim kemarau.
Berdasarkan data yang ada, hingga Agustus 2026 bantuan air bersih telah mencapai 137 tangki. Bantuan tersebut telah menjangkau 3.914 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 19.571 jiwa yang tersebar di 16 desa pada enam kecamatan di Kabupaten Demak.
Pada awal tahun, sebagian distribusi air bersih dilakukan untuk mendukung penanganan banjir. Selain itu, air bersih juga disalurkan untuk kegiatan sosial. Memasuki musim kemarau panjang atau fenomena El Nino, distribusi air bersih kini difokuskan untuk membantu masyarakat yang mengalami kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih.
Partai Demokrat Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Sasar Kebersihan Lingkungan di Demak
Pj Direksi Pudam Demak, Salman Dahlawi, mengatakan Pudam berperan menyediakan ketersediaan air bersih, sementara BPBD bertugas mendistribusikannya kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kita bersinergi dengan BPBD dalam penyaluran air bersih ke masyarakat. Kita bertugas menyediakan air bersihnya,” kata Salman, Jum’at- (14-8-2026)
Ia menjelaskan, Pudam bersama BPBD telah melakukan distribusi air bersih sejak Februari hingga Agustus 2026. Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang menghadapi musim kemarau, terutama warga yang sumber airnya mulai mengering.
Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kabupaten Demak, Suprapto, mengatakan distribusi air bersih selama musim kemarau terus dilakukan ke desa-desa yang telah mengajukan permohonan bantuan.
“Kita kirim air bersih ke warga yang membutuhkan. Air bersih kita ambil dari Pudam,” jelasnya.
Suprapto menambahkan, mobil tangki yang disediakan BPBD rata-rata memiliki kapasitas 5.000 liter. Dalam satu kali pengiriman, BPBD dapat mengirimkan tiga tangki sekaligus atau lebih, menyesuaikan dengan kebutuhan dan usulan dari pemerintah desa.
Adapun 16 desa yang telah mendapatkan bantuan air bersih tersebut meliputi Desa Kebonbatur, Jamus, Kalitengah, Banyumeneng, Sumberejo, Mranggen, dan Kangkung di Kecamatan Mranggen.
Dikukuhkan Bupati, Paskibraka Demak Didorong Raih Cita-Cita dan Harumkan Nama Daerah
Kemudian Desa Trimulyo dan Sidoharjo di Kecamatan Guntur; Desa Ngaluran dan Undaan Kidul di Kecamatan Karanganyar; Desa Jungpasir dan Kedungmutih di Kecamatan Wedung; Desa Gajah dan Sambung di Kecamatan Gajah; serta Desa Jogoloyo di Kecamatan Wonosalam.
Sinergi antara Pudam dan BPBD Demak tersebut diharapkan dapat memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi, khususnya di wilayah yang terdampak kekeringan selama musim kemarau panjang.
Baca Juga : Aliran Sungai Tersumbat Sampah, 230 Bangunan di Bantaran Daleman-Onggorawe Dibongkar
Kunjungi Youtube : Matapadma












Hari ini : 221
Bulan ini : 7163
Tahun ini : 86900
Total Kunjungan : 387881
Who's Online : 2