Demak, Matapadma – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Bintoro, Kabupaten Demak, guna memantau ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dalam kunjungan yang berlangsung pada Senin sore, 9 Maret 2026, ia didampingi Wakil Bupati Demak, Muhammad Badruddin, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Berdasarkan hasil pemantauan, sebagian besar komoditas pangan seperti beras dan bawang merah terpantau relatif stabil. Namun, pria yang akrab disapa Gus Yasin itu menerima keluhan serius dari para pedagang terkait minyak goreng subsidi, Minyakita.
Upacara Hari Jadi ke-523 Demak Berlangsung Khidmat, Bupati Tekankan Penguatan Potensi Lokal
Di lapangan, harga Minyakita dilaporkan telah mencapai Rp18.000 per liter, melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter sesuai Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 18 Tahun 2024.
“Bahan kebutuhan pokok lain masih wajar harganya. Yang naik itu minyak goreng, apalagi Minyakita. Harganya naik dan barangnya juga langka,” ujar Marni, salah satu pedagang di pasar tersebut.
Menanggapi kondisi tersebut, Taj Yasin Maimoen langsung menginstruksikan dinas terkait untuk menelusuri penyebab kenaikan harga hingga ke tingkat distributor. Ia menegaskan pentingnya pengawasan rantai distribusi guna memastikan tidak terjadi penyelewengan yang merugikan masyarakat.\
“Ini Minyakita, informasi dari pedagang harganya tinggi. Dinas terkait saya minta cek ke distributor. Kalau memang harganya benar segitu, harus diturunkan,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk terus mengawal kelancaran distribusi bahan pokok agar tetap tersedia dengan harga terjangkau, terutama di tengah meningkatnya permintaan menjelang Lebaran.
Baca Juga: 350 Pemudik Asal Demak Tiba di Pendopo, Program Mudik Gratis Disambut Antusias
Kunjungi Youtube: Matapadma












Hari ini : 346
Bulan ini : 9601
Tahun ini : 43195
Total Kunjungan : 344176
Who's Online : 1