• About us
  • Kebijakan Cookies
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
Rabu, April 29, 2026
  • Login
Matapadma
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Jawa Tengah
  • Pendidikan
  • Historia
  • FOTO
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jawa Tengah
  • Pendidikan
  • Historia
  • FOTO
No Result
View All Result
Matapadma
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jawa Tengah
  • Pendidikan
  • Historia
  • FOTO

Bupati Eisti’anah Buka Musrenbang RKPD 2027, Fokus Perkuat Sektor Unggulan dan Atasi Tantangan Pesisir

Redaktur by Redaktur
29 April 2026
Reading Time: 3 mins read
0
Matapadma
500
VIEWS

Demak, Matapadma — Bupati Demak Eisti’anah secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Demak Tahun 2027 di Pendopo Satya Bhakti Praja Demak, Selasa (31-03-2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Demak, Wakil Bupati Demak Muhammad Badruddin, Ketua DPRD Kabupaten Demak Zayinul Fatta, Sekretaris Daerah Akhmad Sugiharto, serta Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah. Turut hadir pula tokoh masyarakat dan organisasi keagamaan seperti Ketua MUI, Ketua PCNU, Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Demak, pimpinan instansi vertikal, para camat, direktur RSUD, hingga perwakilan akademisi, dunia usaha, kelompok disabilitas, organisasi perempuan, pemuda, dan anak.

Dalam sambutannya, Bupati Eisti’anah menegaskan bahwa Musrenbang merupakan tahapan strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah sekaligus menjadi wadah komunikasi antara pemerintah dan para pemangku kepentingan.

“Forum ini menjadi sarana untuk menjaring aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskan prioritas pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa tema pembangunan Kabupaten Demak Tahun 2027 adalah “Menguatkan Sektor Unggulan Daerah sebagai Tulang Punggung Pertumbuhan Ekonomi.” Tema ini selaras dengan arah pembangunan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2027, yaitu “Mengembangkan Pariwisata Berkelanjutan dan Ekonomi Syariah sebagai Tulang Punggung Pertumbuhan Ekonomi.”

Menurutnya, sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi harus terus diperkuat guna mengoptimalkan potensi daerah, khususnya sektor wisata religi seperti Masjid Agung Demak dan Makam Sunan Kalijaga yang telah menjadi destinasi unggulan. Bahkan, pada libur Natal dan Tahun Baru 2026, Kabupaten Demak tercatat sebagai destinasi wisata nomor dua di Jawa Tengah.

Bupati juga menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang memperhatikan Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta selaras dengan kebijakan nasional, seperti Asta Cita, 17 Program Prioritas, 8 Program Hasil Terbaik Cepat, dan Program Strategis Nasional.

Demak Optimistis Raih Predikat Kepatuhan HAM, Hadapi Tantangan Rob akibat Perubahan Iklim

“Kami masih membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh peserta musyawarah untuk memberikan masukan, saran, serta ide-ide kreatif sebagai solusi bersama dalam pembangunan daerah,” tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah untuk lebih aktif, responsif, dan terbuka dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat. “Mari jadikan Musrenbang ini sebagai momentum untuk menyusun perencanaan yang tidak hanya baik di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Kabupaten Demak, Masbahatun Niamah, menjelaskan bahwa Musrenbang bertujuan menyempurnakan dokumen perencanaan melalui penyerapan aspirasi dari berbagai pihak.

Ia memaparkan sejumlah tujuan utama Musrenbang, antara lain menyepakati prioritas pembangunan daerah, program dan kegiatan beserta pagu indikatif, indikator dan target kinerja, menyelaraskan program dengan sasaran pembangunan, serta mengklarifikasi usulan program antara kewenangan kabupaten dan desa berdasarkan hasil Musrenbang kecamatan.

Lebih lanjut, Masbahatun mengungkapkan sejumlah isu strategis yang masih dihadapi Kabupaten Demak menuju tahun 2027.

Pada aspek sumber daya manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 mencapai 75,08, meningkat dari tahun sebelumnya dan berada di atas rata-rata Jawa Tengah, namun masih di bawah rata-rata nasional.

Ratusan Santri di Demak Diduga Keracunan Makanan MBG, 186 Orang Terdampak

Dari sisi tata kelola pemerintahan, berbagai indikator menunjukkan tren positif. Indeks Reformasi Birokrasi mencapai 89,66, nilai SAKIP meningkat menjadi kategori BB, serta Indeks Kepuasan Masyarakat mencapai 89,11 dengan kategori sangat baik.

Di sektor ekonomi, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Demak tahun 2025 tercatat sebesar 6,99 persen, melampaui capaian provinsi dan nasional. Pertumbuhan ini didorong oleh sektor pertanian, industri, dan konstruksi. Produksi padi juga meningkat signifikan hingga mencapai 634.373 ton pada tahun 2025, memperkuat peran Demak sebagai penyangga pangan di Jawa Tengah.

Meski demikian, sejumlah tantangan masih perlu mendapat perhatian serius. Tingkat kemiskinan masih berada di angka 10,87 persen, lebih tinggi dari rata-rata provinsi, serta PDRB per kapita yang masih di bawah rata-rata wilayah sekitar.

Isu lingkungan juga menjadi perhatian, terutama kerusakan pesisir akibat abrasi di wilayah Sayung, Bonang, Wedung, dan Karangtengah, serta fenomena penurunan muka tanah yang mencapai lebih dari 5 sentimeter per tahun di kawasan pesisir.

Permasalahan rob dan banjir juga masih menjadi tantangan besar karena berdampak pada infrastruktur, produktivitas sektor pertanian dan perikanan, serta kualitas hidup masyarakat.

Di sisi lain, kondisi infrastruktur jalan yang mencapai kategori baik sebesar 82,46 persen tetap perlu ditingkatkan untuk mendukung konektivitas dan pelayanan dasar. Cakupan layanan air minum juga terus meningkat hingga 95,18 persen pada tahun 2025, meskipun masih menghadapi keterbatasan sumber air baku.

Melalui forum Musrenbang ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan arah pembangunan Kabupaten Demak Tahun 2027 yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Baca Juga: DPRD Demak Gelar Rapat Paripurna, Sampaikan Rekomendasi LKPJ Bupati 2025

Kunjungi Youtube: Matapadma

Previous Post

DPRD Demak Gelar Rapat Paripurna, Sampaikan Rekomendasi LKPJ Bupati 2025

Redaktur

Redaktur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Matapadma
Jawa Tengah

Bupati Eisti’anah Buka Musrenbang RKPD 2027, Fokus Perkuat Sektor Unggulan dan Atasi Tantangan Pesisir

by Redaktur
29 April 2026
DPRD Demak Gelar Rapat Paripurna, Sampaikan Rekomendasi LKPJ Bupati 2025
Jawa Tengah

DPRD Demak Gelar Rapat Paripurna, Sampaikan Rekomendasi LKPJ Bupati 2025

by Redaktur
24 April 2026
Matapadma
Jawa Tengah

Demak Optimistis Raih Predikat Kepatuhan HAM, Hadapi Tantangan Rob akibat Perubahan Iklim

by Redaktur
23 April 2026
Matapadma
Jawa Tengah

Ratusan Santri di Demak Diduga Keracunan Makanan MBG, 186 Orang Terdampak

by Redaktur
22 April 2026

Video

https://youtu.be/97T9HpnlnbY?si=F4OyjSEleU544QdZ
https://youtu.be/VXlaFEa43gs?si=rvTnFJ-xCd5wmSJA

JUMLAH KUNJUNGAN

0344101
Hari ini : 271
Bulan ini : 9526
Tahun ini : 43120
Total Kunjungan : 344101
Who's Online : 3
Alamat IP anda: 216.73.217.117
Matapadma

Copyright © 2024 matapadma.com

Navigate Site

  • About us
  • Kebijakan Cookies
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jawa Tengah
  • Pendidikan
  • Historia
  • FOTO
  • Login

Copyright © 2024 matapadma.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In