• About us
  • Kebijakan Cookies
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • App Privacy Policy
Senin, Oktober 12, 2026
  • Login
Matapadma
Advertisement
  • Home
  • NASIONAL
  • JAWA TENGAH
  • PENDIDIKAN
  • HiISTORIA
  • FOTO
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • Home
  • NASIONAL
  • JAWA TENGAH
  • PENDIDIKAN
  • HiISTORIA
  • FOTO
  • VIDEO
No Result
View All Result
Matapadma
No Result
View All Result
  • Home
  • NASIONAL
  • JAWA TENGAH
  • PENDIDIKAN
  • HiISTORIA
  • FOTO

Pemprov Jateng Apresiasi Upaya Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting di Desa Tedunan, Demak

Redaktur by Redaktur
3 Januari 2026
Reading Time: 3 mins read
0
    Crocus bulbs
540
VIEWS

Demak, Matapadma — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan apresiasi tinggi atas semangat dan komitmen masyarakat Desa Tedunan, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, dalam mengatasi persoalan kemiskinan dan stunting. Hal ini disampaikan langsung oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko, yang mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam kunjungan kerjanya ke desa tersebut.

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan monitoring dan evaluasi program penanggulangan kemiskinan terintegrasi yang digelar oleh Pemprov Jawa Tengah. Meski Gubernur tidak dapat hadir karena tengah menerima kunjungan Duta Besar Prancis, pihak pemerintah provinsi tetap hadir menyampaikan komitmen dan dukungan penuh kepada warga Desa Tedunan.

“Mohon maaf atas keterlambatan kami. Namun, ini tidak mengurangi rasa hormat dan terima kasih dari Bapak Gubernur atas semangat luar biasa masyarakat Desa Tedunan dalam menyelesaikan persoalan-persoalan mendasar seperti kemiskinan dan stunting,” ujar Sujarwanto Dwiatmoko, Kamis- (25-09-2025).

Dalam sambutannya, Sujarwanto juga memaparkan bahwa angka kemiskinan di Jawa Tengah saat ini telah menurun menjadi 9,48%, sementara Kabupaten Demak masih berada di angka 10,87%, atau di atas rata-rata provinsi. Namun, penurunan ini merupakan capaian signifikan, mengingat sebelumnya Jawa Tengah sempat menyandang status sebagai provinsi dengan jumlah penduduk miskin terbanyak di Indonesia.

“Upaya kita terbukti efektif. Kini, Jawa Tengah menempati urutan ketiga secara nasional dalam jumlah penduduk miskin, setelah Jawa Timur dan Jawa Barat,” ungkapnya.

Ribuan Warga Demak Ikuti Senam Meriah Peringatan Haornas ke-42

Keberhasilan ini, lanjutnya, tidak lepas dari peran aktif kepala desa, camat, bupati, serta masyarakat desa yang bergerak tanpa harus menunggu pendampingan langsung dari provinsi.

Dalam kegiatan tersebut, dilaporkan pula hasil pelaksanaan program dari Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Jawa Tengah, yang menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, BUMN, dan sektor swasta. Sejumlah pihak seperti PLN, Telkom, Bulog, hingga perusahaan industri ikut ambil bagian dalam memberikan dukungan untuk Desa Tedunan, mulai dari pemasangan listrik, pengadaan bahan pokok, hingga bantuan infrastruktur desa.

Salah satu bentuk intervensi yang disorot adalah distribusi beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), di mana beras dijual ke masyarakat dengan harga Rp12.500 per 5 kg, sedangkan dari Bulog hanya Rp11.000. Hal ini sebagai upaya pemerintah menjaga stabilitas harga dan pasokan di tengah isu kelangkaan dan kenaikan harga beras.

<p> <img src="matapadma.jpg" alt=""> <strong>Matapadma:</strong> ... </p>

“Isu beras mahal dan langka itu tidak benar. Stok di Bulog dan penggilingan padi sangat cukup. Bahkan Bulog menyewa gudang swasta karena stok berlimpah,” tegas Sujarwanto.

Ia juga menyinggung nilai tukar petani (NTP) yang cukup baik untuk petani padi, yakni 121,79, menunjukkan keuntungan di tingkat petani. Namun, NTP untuk peternak masih rendah (97,00), sehingga diperlukan perhatian lebih pada sektor peternakan.

Selain isu pangan dan kemiskinan, kegiatan ini juga mencakup pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk program tracing dan vaksinasi dalam kegiatan “spelling”. Warga yang terdeteksi memiliki masalah kesehatan akan langsung ditindaklanjuti oleh tim medis.

Dua Remaja Tewas Tersengat Jebakan Tikus Listrik, Polres Demak Imbau Petani Beralih ke Metode Aman

Di bidang ekonomi lokal, partisipasi UMKM juga menjadi bagian dari kegiatan ini, seperti yang ditunjukkan oleh Kelompok Usaha Bersama (Kube) “Ratu Klambi” yang turut meramaikan bazar produk lokal.

Tak hanya itu, Sujarwanto juga menekankan pentingnya validasi dan perbaikan data kemiskinan. Ia mencontohkan langkah Kabupaten Magelang yang menerjunkan Badan Narkotika Sekolah (BNS) untuk melakukan sensus langsung terhadap warga miskin, guna memastikan ketepatan data dan sasaran bantuan. Meskipun sempat dikritik, pendekatan ini dinilai inovatif dan efektif.

“Kadang data yang tidak akurat menjadi masalah utama. Maka perlu koreksi. Jika datanya baik, maka sasarannya jelas, dan bantuan akan tepat guna,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Demak, Eisti’anah, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada masyarakat di wilayahnya, khususnya Desa Tedunan.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang diwakili oleh Bapak Asisten II. Kehadiran beliau membawa kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat kami. Khususnya Desa Tedunan yang hari ini menerima berbagai bentuk bantuan dari Pemprov Jateng,” ujarnya.

Baca Juga: Peringatan Hari Tani Nasional 2025 di Demak Dimeriahkan Gerakan Pangan Murah, Vaksinasi Rabies, dan Bazar UMKM

Kunjungi YouTube: Matapadma

Tags: KemiskinanStuntingTedunan
Previous Post

Peringatan Hari Tani Nasional 2025 di Demak Dimeriahkan Gerakan Pangan Murah, Vaksinasi Rabies, dan Bazar UMKM

Next Post

Polres Demak Tangkap Empat Pelaku Pengeroyokan Hingga Tewas, Korban Alami Luka Parah di Kepala dan Tubuh

Redaktur

Redaktur

Next Post
Matapadma

Polres Demak Tangkap Empat Pelaku Pengeroyokan Hingga Tewas, Korban Alami Luka Parah di Kepala dan Tubuh

Matapadma

Polres Demak Bongkar Sindikat Uang Palsu Keluarga, Ribuan Lembar Pecahan Rp100 Ribu Diamankan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

<p> <img src="matapadma.jpg" alt=""> <strong>Matapadma:</strong> ... </p>

Video

https://youtu.be/97T9HpnlnbY?si=F4OyjSEleU544QdZ
https://youtu.be/VXlaFEa43gs?si=rvTnFJ-xCd5wmSJA

JUMLAH KUNJUNGAN

0082422
Hari ini : 215
Bulan ini : 8942
Tahun ini : 28274
Total Kunjungan : 82422
Who's Online : 8
Alamat IP anda: 216.73.217.145

Post Post Terbaru

  • 57 LC dan Pengunjung THM di Demak Dites Urine Mendadak, Ini Hasilnya 12 Oktober 2026
  • Bukan Sekadar Tes, ProASN Demak Jadi Langkah Petakan Potensi ASN 10 Oktober 2026
  • Sumur RBG-7 Pilangwetan Segera Dibor, Demak Berpotensi Jadi Penghasil Gas Baru 8 Oktober 2026
  • Bupati Eisti’anah: Guru Madin, TPQ, dan Ponpes Tetap Jadi Perhatian di Tengah Efisiensi Anggaran 6 Oktober 2026
  • Bupati Demak Sampaikan Jawaban atas Pandangan Fraksi DPRD terhadap Raperda APBD 2027 6 Oktober 2026
Matapadma

Copyright © 2024 matapadma.com

Navigate Site

  • About us
  • Kebijakan Cookies
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • App Privacy Policy

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • NASIONAL
  • JAWA TENGAH
  • PENDIDIKAN
  • HiISTORIA
  • FOTO
  • VIDEO
  • Login

Copyright © 2024 matapadma.com