Demak, Matapadma– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV resmi dilaksanakan di Desa Surodadi, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, daerah, dan TNI dalam mempercepat pembangunan desa tertinggal, terutama di wilayah pesisir yang rawan abrasi.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (8/10/2025) tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, personel TNI, dan masyarakat setempat. Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga menyasar kegiatan non-fisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan guna memperkuat rasa nasionalisme di tengah masyarakat.
Bupati Demak, Eisti’anah, menyampaikan bahwa TMMD merupakan agenda rutin yang dilaksanakan TNI bersama pemerintah sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kesejahteraan warga.
“Ini merupakan kegiatan rutin hingga tahap keempat dan menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, hingga desa, dengan dukungan penuh dari jajaran TNI di Kabupaten Demak,” ujar Bupati saat meninjau lokasi pembangunan jalan beton di Dukuh Baru Desa Surodadi.
Bupati menjelaskan, pelaksanaan TMMD Sengkuyung IV ini didukung oleh anggaran dari berbagai pihak. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan dana sebesar Rp170 juta, Kementerian Kesehatan memberikan Rp100 juta, dan dari program RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) sebesar Rp90 juta.
Wilayah Kecamatan Sayung, khususnya Desa Surodadi, memang menjadi perhatian karena sering terdampak abrasi dan kenaikan permukaan air laut. Ia juga menyinggung dampak penutupan Tol Seksi 1 yang memperparah genangan di wilayah tersebut.
PKB Demak Targetkan 14 Ribu Kader Muda Lewat Program Kaderisasi Berkelanjutan
“Oleh karena itu, kami terus mendorong agar pembangunan Giant Sea Wall bisa segera terealisasi,” tegasnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0716/Demak, Letkol Arm Dony Romansah, menuturkan bahwa TMMD merupakan program berkelanjutan yang dilaksanakan hingga empat kali dalam setahun di Jawa Tengah. Dalam pelaksanaannya, personel TNI dan warga masyarakat bekerja sama secara bergotong royong.
“Ini luar biasa, warga dilibatkan secara aktif, bahkan dilakukan secara bergilir. TMMD memang mengedepankan semangat gotong royong,” katanya.
Kepala Desa Surodadi, Supriyanto, mengungkapkan rasa syukurnya karena desanya dipilih sebagai lokasi TMMD. Menurutnya, Desa Surodadi merupakan wilayah pesisir yang cukup tertinggal dan jauh dari pusat kota, serta rawan abrasi.
“TMMD ini merupakan kepercayaan dan keberuntungan bagi desa kami. Kegiatan ini sangat membantu, terutama pembangunan jalan yang selama ini diidamkan masyarakat,” ungkapnya.
Pemprov Jateng Apresiasi Upaya Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting di Desa Tedunan, Demak
Selain pembangunan jalan, TMMD di Desa Surodadi juga mencakup program RTLH yang menyasar warga kurang mampu. Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan partisipasi aktif masyarakat, termasuk ibu-ibu dan pemuda, yang terlibat dalam proses pengecoran dan pembangunan.
Pembangunan jalan yang menjadi fokus utama memiliki panjang 245 meter, lebar 4 meter, dan ketebalan 15 cm, dilengkapi dengan struktur besi bertulang. Jalan ini menghubungkan Dukuh Baru, Surodadi, dan Banjarsari, yang sebelumnya dalam kondisi rusak parah dan sulit dilalui.
Tak hanya mengandalkan anggaran dari TMMD, Pemerintah Desa Surodadi juga mengalokasikan dana desa sebesar Rp50 juta untuk membangun jalan tambahan sepanjang 35 meter. Meskipun dana terbatas karena desa tidak memiliki Pendapatan Asli Desa (PAD), pembangunan tetap dilaksanakan dengan spesifikasi teknis yang sama dan menyambung langsung dengan hasil TMMD.
“Ini bukan dana pendamping, tapi kegiatan yang sama di lokasi berbeda yang saling terhubung. Ini bagian dari upaya bersama membangun desa,” jelas Supriyanto.
Ia berharap, TMMD dapat menjadi momentum untuk membangun kembali semangat gotong royong di masyarakat dan memperkuat persatuan dalam membangun desa.
“TMMD ini bertema Sengkuyung Bergotong Royong. Kami ingin masyarakat terus memelihara semangat kerja sama dalam membangun desa dan menghadapi tantangan bersama,” pungkasnya.
Baca Juga : 102 Anggota Banser Nusantara Demak Laksanakan ZARKASI dan Silaturahmi ke PBNU di Jakarta
Kunjungi Youtube : Matapadma














Hari ini : 144
Bulan ini : 8129
Tahun ini : 21496
Total Kunjungan : 322477
Who's Online : 1