• About us
  • Kebijakan Cookies
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • App Privacy Policy
Minggu, Oktober 11, 2026
  • Login
Matapadma
Advertisement
  • Home
  • NASIONAL
  • JAWA TENGAH
  • PENDIDIKAN
  • HiISTORIA
  • FOTO
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • Home
  • NASIONAL
  • JAWA TENGAH
  • PENDIDIKAN
  • HiISTORIA
  • FOTO
  • VIDEO
No Result
View All Result
Matapadma
No Result
View All Result
  • Home
  • NASIONAL
  • JAWA TENGAH
  • PENDIDIKAN
  • HiISTORIA
  • FOTO

Banjir Limpasan Rendam 8 Desa di Karangtengah, Sawah Petani Terdampak

Redaktur by Redaktur
8 April 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Matapadma
541
VIEWS

Demak, Matapadma — Sebanyak delapan desa di Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, Jawa Tengah terdampak banjir limpasan akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur. Meski tidak terdampak secara langsung, luapan air menggenangi sejumlah wilayah, terutama area persawahan milik warga.

Camat Karangtengah, Maftukhah, menjelaskan desa yang terdampak meliputi Ploso, Grogol, Karangsari, Ndukun, Klitih, Pidodo, Pulosari, serta sebagian wilayah Sampang. Genangan mulai meluas sejak akhir pekan lalu dan terus bertambah hingga menjangkau titik-titik baru.

“Kecamatan Karangtengah sebenarnya tidak terdampak langsung, namun terkena limpasan dari tanggul jebol di Trimulyo. Yang paling terdampak adalah sawah-sawah warga,” ujar Maftukhah usai rapat koordinasi administrasi tata pemerintahan desa tahun 2026 di Aula Kecamatan Karangtengah, Rabu (08-04-2026).

Ia menyebutkan, ketinggian air berkisar antara 10 hingga 20 sentimeter. Meski relatif rendah, genangan tersebut cukup mengganggu aktivitas warga, bahkan sempat masuk ke beberapa ruang kelas di SMP Negeri 1 Karangtengah. Selain itu, MTs Negeri 3 Demak di Desa Pulosari juga turut terdampak.

Lonjakan Pemohon SKCK Pasca Lebaran, Ratusan Warga Padati Polres Demak

Kerugian terbesar, lanjutnya, dialami para petani. Tanaman padi yang sudah ditanam terendam air dan berpotensi gagal panen. Data sementara dari petugas pertanian baru mencakup lahan yang telah ditanami, sementara lahan yang belum ditanam belum masuk dalam pendataan.

<p> <img src="matapadma.jpg" alt=""> <strong>Matapadma:</strong> ... </p>

 

“Tanaman yang sudah ditanam kemungkinan bisa mati, sehingga petani harus melakukan tanam ulang,” jelasnya.

Menanggapi kondisi tersebut, pihak kecamatan telah menggelar rapat koordinasi yang melibatkan kepala desa, instansi terkait, serta dinas teknis seperti UPTD Dinputaru dan dinas pertanian. Penanganan difokuskan pada upaya normalisasi sungai yang mengalami pendangkalan.

Pemkab Demak Paparkandan Realisasi Anggaran 2025

Menurut Maftukhah, banyak sungai di wilayah Karangtengah dalam kondisi dangkal dan membutuhkan penanganan segera. Namun, sebagian sungai berada di bawah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Jratunseluna, sehingga diperlukan koordinasi lintas sektor.

Meski banjir menggenangi sejumlah wilayah, tidak ada warga yang mengungsi. Air hanya menggenangi halaman rumah dan belum masuk ke dalam rumah warga.

Pihak kecamatan juga mengimbau masyarakat, khususnya petani, untuk menjaga kelestarian lingkungan, seperti tidak membuang sampah ke sungai dan menanam pohon di sepanjang tanggul guna mencegah longsor serta jebolnya tanggul di masa mendatang.

“Ini menjadi bencana bersama. Perlu kesadaran semua pihak untuk menjaga sungai agar tidak terjadi pendangkalan,” pungkasnya.

Baca Juga: Polres Demak Siagakan Ratusan Personel, Tanggul Jebol di Guntur Picu Banjir Meluas

Kunjungi Youtube: Matapadma

Tags: BanjirCamat Karangtengah Maftukhah KurniawatiKarangtengahtanggul
Previous Post

Polres Demak Siagakan Ratusan Personel, Tanggul Jebol di Guntur Picu Banjir Meluas

Next Post

Banjir Rendam SMPN 1 Karangtengah, Pembelajaran Dialihkan ke PJJ

Redaktur

Redaktur

Next Post
Banjir Rendam SMPN 1 Karangtengah, Pembelajaran Dialihkan ke PJJ

Banjir Rendam SMPN 1 Karangtengah, Pembelajaran Dialihkan ke PJJ

Sound The Shit Rilis Single Kedua “Bukan Telenovela,” Angkat Kisah Perjuangan Hidup Penuh Warna

Sound The Shit Rilis Single Kedua “Bukan Telenovela,” Angkat Kisah Perjuangan Hidup Penuh Warna

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

<p> <img src="matapadma.jpg" alt=""> <strong>Matapadma:</strong> ... </p>

Video

https://youtu.be/97T9HpnlnbY?si=F4OyjSEleU544QdZ
https://youtu.be/VXlaFEa43gs?si=rvTnFJ-xCd5wmSJA

JUMLAH KUNJUNGAN

0081449
Hari ini : 206
Bulan ini : 7969
Tahun ini : 27301
Total Kunjungan : 81449
Who's Online : 6
Alamat IP anda: 216.73.217.8

Post Post Terbaru

  • Bukan Sekadar Tes, ProASN Demak Jadi Langkah Petakan Potensi ASN 10 Oktober 2026
  • Sumur RBG-7 Pilangwetan Segera Dibor, Demak Berpotensi Jadi Penghasil Gas Baru 8 Oktober 2026
  • Bupati Eisti’anah: Guru Madin, TPQ, dan Ponpes Tetap Jadi Perhatian di Tengah Efisiensi Anggaran 6 Oktober 2026
  • Bupati Demak Sampaikan Jawaban atas Pandangan Fraksi DPRD terhadap Raperda APBD 2027 6 Oktober 2026
  • Bupati Eisti’anah Apresiasi Petani di Hari Tani Nasional 2026 2 Oktober 2026
Matapadma

Copyright © 2024 matapadma.com

Navigate Site

  • About us
  • Kebijakan Cookies
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • App Privacy Policy

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • NASIONAL
  • JAWA TENGAH
  • PENDIDIKAN
  • HiISTORIA
  • FOTO
  • VIDEO
  • Login

Copyright © 2024 matapadma.com