• About us
  • Kebijakan Cookies
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
Senin, April 13, 2026
  • Login
Matapadma
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Jawa Tengah
  • Pendidikan
  • Historia
  • FOTO
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jawa Tengah
  • Pendidikan
  • Historia
  • FOTO
No Result
View All Result
Matapadma
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jawa Tengah
  • Pendidikan
  • Historia
  • FOTO

Puluhan Santri Ikuti Pelatihan Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Redaktur by Redaktur
24 Agustus 2024
Reading Time: 2 mins read
0
Puluhan Santri Ikuti Pelatihan Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat
523
VIEWS

Demak, Matapadma- Puluhan Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Assalafiyyah Asysyafi’iyyah di Desa Jatirogo Kecamatan Bonang Kabupaten Demak mengikuti Pelatihan Pengelolaan Sampah berbasis masyarakat atau komunitas yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah.

Bupati Demak Eisti’anah menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap tim yang telah menginisiasi terselenggaranya pelatihan pengelolaan sampah berbasis masyarakat atau komunitas.

“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian kita dalam menjaga kenyamanan dan kelestarian lingkungan dari masalah sampah,” kata Eisti’anah saat usai membuka pelatihan pengelolaan sampah di Ponpes Assalafiyyah Asysyafi’iyyah Desa Jatirogo. Jum’at- (23-8-2024)

Ia menerangkan, langkah pro aktif inilah yang harus dilakukan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Mengingat sampah menjadi permasalahan yang cukup krusial dan tentunya akan lebih efektif jika penyelesaiannya tidak diupayakan oleh Pemerintah saja namun juga melibatkan seluruh komponen masyarakat.

“Saat ini kita mempunyai tiga tempat pembuangan akhir atau TPA, hanya satu TPA di Berahan Kulon yang masih beroperasi. Karena dua tempat TPA lainnya sudah overload,” terangnya.

Untuk itu, lanjut dia, kita dituntut untuk cerdas dalam mengelola sampah. Karena menurutnya, jika tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan masalah lingkungan yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan dan kenyamanan bersama. Bahkan sampah rumah tangga dapat memiliki nilai ekonomis bila dipilah dan dipilih secara benar.

“Melalui pelatihan ini, kita berupaya untuk membekali para santri dan pengelola pesantren dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.

Eisti berharap, para peserta pelatihan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik- baiknya untuk belajar bagaimana cara memilah sampah, mendaur ulang dan mengolah sampah organik menjadi kompos.

“Saya berharap, melalui kegiatan ini dapat semakin menjadi daya dukung bagi terselesaikannya masalah persampahan di Kabupaten Demak,” ungkapnya.

Sementara itu Pengasuh Pondok Pesantren Assalafiyyah Asysyafi’iyyah Amin menanggapi memang suatu yang sangat diperlukan di pondok pesantren terkait pelatihan pengolahan sampah berbasis masyarakat atau komunitas. Menurutnya, setiap hari santri dari SMP, SMK tiap hari aktivitas untuk konsumsi sangat besar. Harapannya terkaitan pengolahan ini untuk kedepannya dapat berlanjut dan ada bantuan alat  yang lebih spesifik untuk efektif.

Baca Juga : Peran Ganda Perempuan Yang Berprofesi Sebagai Polwan 

Kunjungi YouTube : Matapadma

Tags: berahanpengolahan sampah berbasis masyarakatPondok pesantrenPonpes Assalafiyyah Asysyafi'iyyahSantri
Previous Post

Dukung Ketahanan Pangan, Kodim Demak Rutin Lakukan Perawatan di Green House dan Lahan Hijau

Next Post

Duta Genre Demak Diharapkan Jadi Role Model bagi Generasi Muda

Redaktur

Redaktur

Next Post
Duta Genre Demak Diharapkan Jadi Role Model bagi Generasi Muda

Duta Genre Demak Diharapkan Jadi Role Model bagi Generasi Muda

Semarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-79, Pemkab Demak Gelar Pasar Murah Agustusan

Semarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-79, Pemkab Demak Gelar Pasar Murah Agustusan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sound The Shit Rilis Single Kedua “Bukan Telenovela,” Angkat Kisah Perjuangan Hidup Penuh Warna
Jawa Tengah

Sound The Shit Rilis Single Kedua “Bukan Telenovela,” Angkat Kisah Perjuangan Hidup Penuh Warna

by Redaktur
12 April 2026
Banjir Rendam SMPN 1 Karangtengah, Pembelajaran Dialihkan ke PJJ
Jawa Tengah

Banjir Rendam SMPN 1 Karangtengah, Pembelajaran Dialihkan ke PJJ

by Redaktur
10 April 2026
Matapadma
Jawa Tengah

Banjir Limpasan Rendam 8 Desa di Karangtengah, Sawah Petani Terdampak

by Redaktur
8 April 2026
Matapadma
Jawa Tengah

Polres Demak Siagakan Ratusan Personel, Tanggul Jebol di Guntur Picu Banjir Meluas

by Redaktur
4 April 2026

Video

https://youtu.be/97T9HpnlnbY?si=F4OyjSEleU544QdZ
https://youtu.be/VXlaFEa43gs?si=rvTnFJ-xCd5wmSJA

JUMLAH KUNJUNGAN

0339112
Hari ini : 100
Bulan ini : 4537
Tahun ini : 38131
Total Kunjungan : 339112
Who's Online : 2
Alamat IP anda: 216.73.216.23
Matapadma

Copyright © 2024 matapadma.com

Navigate Site

  • About us
  • Kebijakan Cookies
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jawa Tengah
  • Pendidikan
  • Historia
  • FOTO
  • Login

Copyright © 2024 matapadma.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In