Demak, Matapadma- Kabupaten Demak berpotensi menjadi daerah penghasil gas baru. Potensi tersebut menyusul rencana pengeboran sumur pengembangan RBG-7 di Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung, yang segera dilakukan.
Saat ini, kegiatan pengeboran RBG-7 masih dalam tahap persiapan. Rencana tersebut disampaikan perwakilan SKK Migas Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa) bersama KKKS TIS Petroleum E&P Blora Pte. Ltd. (TIS) usai kunjungan kehormatan dengan Pemerintah Kabupaten Demak di Gedung Gradhika Bina Praja, Kamis (08/10/2026).
Kepala perwakilan SKK Migas Jabanusa, Anggoro Mahendrawan, mengatakan pengeboran belum dimulai. Detail waktu pelaksanaan akan disampaikan oleh pihak TIS Petroleum selaku operator.
“Pengeboran belum dimulai dan masih dalam tahap persiapan,” ujar Anggoro.
Dari sisi komersial, seluruh biaya pengeboran tahap awal ditanggung oleh TIS. Apabila menghasilkan produksi, hasilnya akan dikurangi biaya sesuai mekanisme cost recovery, kemudian dibagi antara pemerintah dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dengan porsi 70-30 untuk pemerintah.
“Kalau ada produksi, hasilnya dikurangi biaya, kemudian dibagi antara pemerintah dan KKKS. Pemerintah mendapat porsi yang lebih besar, sekitar 70-30,” jelasnya.
Dari sisi produksi, sumur RBG-7 ditargetkan mampu menghasilkan gas sekitar 10 MMSCFD, dengan produk ikutan kondensat sekitar 100 barel.
Bupati Demak Sampaikan Jawaban atas Pandangan Fraksi DPRD terhadap Raperda APBD 2027
“Targetnya produksi gas dari sumur ini sekitar 10 MMSCFD. Kalau gas-condensate ratio-nya sekitar 10, kira-kira sekitar 100 barel,” kata Anggoro.
Produksi gas diperkirakan memiliki masa plateau atau produksi stabil selama tujuh tahun sebelum mengalami penurunan alamiah. Blok Blora sendiri diproyeksikan masih beroperasi hingga 2039.
General Manager TIS Energy, Heri Suryanto, menjelaskan sumur RBG-7 memiliki karakteristik tidak jauh berbeda dengan sumur lain di blok yang sama seperti Rembang 1, Rembang 2, dan RBG 3B. Perbedaannya hanya pada lokasi administratif, dimana RBG-7 berada di Kabupaten Demak, sementara sumur lain di Kabupaten Grobogan.
Target pengeboran sama-sama menyasar gas pada Formasi Kujung. Namun ia mengakui masih ada ketidakpastian kondisi bawah permukaan.
“Memang ada ketidakpastian di situ. Makanya kami minta dukungan, bantuan, dan doa supaya sumur ini berhasil,” ujar Heri.
Jika berhasil, RBG-7 diharapkan membuktikan potensi Demak sebagai wilayah penghasil gas yang mampu memberikan tambahan produksi nasional.
Terkait kekhawatiran masyarakat mengenai dampak lingkungan dan potensi penurunan tanah, TIS memastikan seluruh kegiatan telah mengantongi persetujuan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan berada dalam pengawasan SKK Migas.
Bupati Eisti’anah Apresiasi Petani di Hari Tani Nasional 2026
Laporan lingkungan akan disampaikan secara berkala setiap enam bulan, dan setiap bulan saat pengeboran berlangsung kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Bupati Demak Eisti’anah mengatakan rencana pengeboran telah melalui koordinasi panjang. Eksplorasi sebelumnya di Pilangwetan menunjukkan adanya potensi yang kemudian ditindaklanjuti dengan pengeboran pengembangan.
Pemkab berharap keberadaan migas memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan tambahan fiskal daerah melalui skema Dana Bagi Hasil (DBH) Migas.
“Setelah koordinasi yang panjang, kami mengharapkan banyak hal yang tentunya bisa dimanfaatkan secara langsung dengan melibatkan masyarakat di Desa Pilangwetan dan masyarakat Kebonagung khususnya,” kata Bupati Eisti’anah.
Ia juga menekankan keterlibatan tenaga kerja lokal telah disepakati.
“Benar-benar warga lokal yang dilibatkan tidak jauh-jauh dan sudah disetujui, disepakati oleh TIS,” ujarnya.
“Di tengah keterbatasan fiskal ini bisa membantu men-support penambahan fiskal yang bisa digunakan untuk kemaslahatan masyarakat,” pungkasnya.
Baca Juga: Bupati Eisti’anah: Guru Madin, TPQ, dan Ponpes Tetap Jadi Perhatian di Tengah Efisiensi Anggaran
Kunjungi Youtube: Matapadma







Hari ini : 912
Bulan ini : 6127
Tahun ini : 25459
Total Kunjungan : 79607
Who's Online : 3