Demak, Matapadma— Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Demak, Jawa Tengah, menggelar Operasi Keselamatan sebagai persiapan menghadapi Operasi Ketupat Candi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran serta ketertiban masyarakat dalam berlalu lintas menjelang pelaksanaan operasi pengamanan Lebaran.
Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polres Demak, Iptu Djoko Prayitno, mengatakan bahwa dalam operasi tersebut pihaknya tidak hanya melakukan penindakan terhadap pelanggar, tetapi juga memberikan penghargaan kepada pengguna jalan yang tertib.
“Kami bersama UPTD Samsat dan Jasa Raharja memberikan reward kepada masyarakat yang tertib berlalu lintas agar bisa menularkan kepada pengguna jalan lainnya,” ujarnya saat ditemui di lokasi razia di Simpang Bogorame Demak, Jumat (13-02-2026) sore.
Ia menjelaskan, reward yang diberikan berupa suvenir mug, bunga, dan cokelat. Bunga dimaknai sebagai simbol kedamaian, cokelat melambangkan cinta, sedangkan mug diharapkan menjadi pengingat pentingnya keselamatan saat digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Pemdes Cabean Lakukan Pembenahan TPS Cabean Timur Secara Berkala
Dalam operasi tersebut, petugas menjaring sekitar 50 pelanggar. Mayoritas pelanggaran berupa melawan arus, yakni pengendara menggunakan jalur cepat yang seharusnya melalui jalur lambat.
Selain itu, sejumlah pengendara juga kedapatan tidak membawa surat-surat kendaraan. Untuk pelanggaran tersebut, kendaraan sementara diamankan sebagai barang bukti.
Meski demikian, Djoko menyebut tren pelanggaran sejak hari pertama pelaksanaan operasi hingga saat ini menunjukkan penurunan.
“Alhamdulillah, mulai hari pertama sampai hari ini tren pelanggaran sudah mulai menurun dengan adanya penertiban dan teguran,” katanya.
Dalam kegiatan itu, petugas juga mendapati tiga anak berusia 13 tahun yang mengendarai sepeda motor tanpa helm dan tanpa surat-surat. Mereka mengaku diizinkan orang tua untuk sekadar berjalan-jalan sore.
Bupati Demak Resmi Buka TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026
Polisi kemudian mengantarkan ketiganya pulang dan meminta orang tua datang ke kantor Satlantas untuk menyelesaikan pelanggaran tersebut.
“Kami mengimbau kepada seluruh orang tua agar tidak mengizinkan anak di bawah umur mengendarai sepeda motor, apalagi di jalan raya,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu pengendara roda dua, Vina (22), mengaku terkejut sekaligus senang saat diberhentikan petugas dalam operasi tersebut.
“Saat diberhentikan saya kaget. Setelah saya menunjukkan surat-surat seperti SIM dan STNK lengkap, saya justru diberi bunga dan cokelat. Saya senang, apalagi ini mendekati Hari Valentine,” ujarnya sambil tersenyum.
Baca Juga: Kunjungi Masjid Agung Demak, Raja Solo Ajak Generasi Muda Lestarikan Warisan Leluhur
Kunjungi Youtube: Matapadma













Hari ini : 338
Bulan ini : 4393
Tahun ini : 17760
Total Kunjungan : 318741
Who's Online : 5