Demak, Matapadma– Pemerintah Kabupaten Demak bersama Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (LGNOTA) dan Forum Komunikasi Kecamatan Orang Tua Asuh (FKKOTA) menggelar penyaluran dana orang tua asuh tahun 2025 secara simbolis di Pendopo Satya Bhakti Praja, Demak, Jawa Tengah, Jumat (12/12/2025).
Ketua LGNOTA Kabupaten Demak, Agus Nugroho, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rencana kerja LGNOTA tahun 2025 yang didukung oleh anggaran hibah Pemerintah Kabupaten Demak melalui Bagian Kesra Setda.
“Ini kegiatan penyaluran dana orang tua asuh tahun 2025 secara simbolis,” ujar Agus saat memberikan laporan kegiatan.
Agus turut menyampaikan kembali visi dan misi LGNOTA yang telah dicanangkan sejak 1996 di TVRI Jawa Tengah, tepatnya di Pucang Gading, Demak. Visi tersebut yaitu mewujudkan pemerataan kesempatan pendidikan bagi anak usia sekolah melalui budaya masyarakat menjadi orang tua asuh. Sementara misinya mencakup penggalangan kesadaran masyarakat, peningkatan cakupan penerima manfaat anak dari keluarga kurang mampu, serta peningkatan validitas data anak dan orang tua asuh.
Demak Catat Investasi Tertinggi se-Jawa Tengah, Pemkab Fokus Permudah Perizinan dan Siapkan SDM
Penyaluran secara simbolis diberikan kepada 70 anak, terdiri dari 42 siswa SD/MI dan 28 siswa SMP/MTs. Secara keseluruhan, LGNOTA akan menyalurkan dana kepada 9.412 anak SD/MI di seluruh kecamatan melalui FKKOTA.
“Kami salurkan untuk anak SD atau MI sebesar Rp200 ribu per anak setiap tahun. Sebanyak 9.412 anak akan disalurkan oleh teman-teman kami yang ada di kecamatan,” terangnya.
Hingga 1 Desember 2025, dana iuran orang tua asuh yang terkumpul mencapai Rp2.192.756.500. LGNOTA optimistis jumlah tersebut akan meningkat hingga 30 Desember, dengan harapan dapat menyamai capaian tahun 2024 yang mencapai sekitar Rp2,3 miliar.
Keluarga Besar Santri Paguyuban PathokJogo Joyo Kusumo Gelar Malam Solawat Akbar di Kademangan Gaji
Sementara itu, Bupati Demak Eisti’anah mengapresiasi semangat para ASN dalam berpartisipasi meskipun jumlah pengumpulan dana belum sebesar tahun sebelumnya.
“Pengumpulan dana ini bertujuan untuk membantu anak-anak kita dalam menuntut ilmu dan mengurangi angka putus sekolah di Kabupaten Demak,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa dana tersebut juga digunakan untuk membantu masyarakat yang terkena bencana dan membutuhkan bantuan.
Eisti menegaskan bahwa kesadaran ASN merupakan kunci keberhasilan dalam penggalangan dana ini.
“Rahasia keberhasilan ini adalah kesadaran teman-teman ASN di Kabupaten Demak,” ujarnya.
Baca Juga: Pemkab Demak Gelar Talkshow Pengawasan Daerah, Tekankan Integritas dan Pencegahan Korupsi
Kunjungi Youtube: Matapadma













Hari ini : 379
Bulan ini : 6572
Tahun ini : 6572
Total Kunjungan : 307553
Who's Online : 1