Demak, Matapadma- Paguyuban Keluarga Besar Santri PathokJogo Joyo Kusumo menggelar Malam Solawat Akbar yang dihadiri ratusan santri dan masyarakat di Desa Gaji, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Para peserta hadir dari berbagai Kademangan se-Kabupaten Demak, di antaranya Kademangan Sayung, Bedono, Bulusari, Karangasem, Dombo, Demak Kota, Guntur, Ringinjajar, Dukun, Sidokumpul, serta Kademangan Kalitengah Mranggen, Sabtu – (6-12-2025).
Kegiatan Solawatan yang diiringi Rabana Habsy tersebut dipimpin langsung oleh Kyai Nur Amin, sesepuh Keluarga Besar Santri Paguyuban. Tujuan kegiatan ini adalah untuk nguri-uri ajaran luhur Kanjeng Sunan Kalijaga, melestarikan syiar Islam, serta menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dan penguatan tauhid kepada Allah SWT bagi para santri.
Dalam tausyiahnya, Kyai Nur Amin menyampaikan bahwa bersolawat merupakan amalan yang sangat dianjurkan.
Sempat Disangka Berselingkuh, Kades Bedono Ternyata Sedang Menunggu Antrean Pijat
“Allah SWT saja bersolawat, apalagi kita sebagai umat Rasulullah SAW. Para santri jangan sampai sehari pun meninggalkan solawat, sekalipun hanya sebelas kali namun istiqamah. Kelak di yaumul akhir solawat itulah yang dapat memberikan syafaat bagi kita. Selain itu, solawat juga menenangkan hati,” tuturnya.
Beliau juga berpesan agar para santri mengamalkan ijazah yang telah diberikan untuk menjaga diri dari fitnah dunia. Menurutnya, perkembangan zaman dan arus globalisasi telah menggeser nilai-nilai luhur budaya, termasuk sikap hormat kepada orang tua dan para sesepuh. Karena itu, penguatan ideologi dan akhlak bagi generasi muda menjadi sangat penting agar mereka tangguh menghadapi perubahan zaman dan pengaruh dunia cyber.

Sementara itu, Munawir, Divisi Advokasi dan Hukum Paguyuban PathokJogo Joyo Kusumo, dalam sambutannya mengajak seluruh hadirin untuk menjaga kerukunan dan ketertiban di masyarakat.
Kades se-Demak Datangi DPRD, Desak Revisi PMK 81/2025 yang Dinilai Hambat Pencairan Dana Desa
“Jangan mudah percaya berita hoaks yang dapat menimbulkan perpecahan. Rukun itu indah, nyaman, menenangkan, dan membangun. Selalu jaga silaturahmi di masyarakat,” pesannya.
Di sisi lain, Raden Imam Fauzi, Ketua Keluarga Besar Santri Paguyuban PathokJogo Joyo Kusumo, menjelaskan bahwa kegiatan seperti solawatan, tahlilan, yasinan, dan istighosah telah berjalan rutin di berbagai Kademangan di Kabupaten Demak. Ia menegaskan bahwa kegiatan-kegiatan tersebut terbukti mengurangi perilaku maksiat di tengah masyarakat.
Kepala Desa Gaji, dr. Muhlisin, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan yang dilakukan PathokJogo. Ia juga menyampaikan keinginannya untuk bergabung menjadi santri guna mendalami ajaran-ajaran luhur Kanjeng Sunan Kalijaga.
Kunjungi Youtube: Matapadma














Hari ini : 455
Bulan ini : 6648
Tahun ini : 6648
Total Kunjungan : 307629
Who's Online : 8