Demak, Matapadma- Polres Demak terus meningkatkan upaya penanganan darurat menyusul meluapnya Sungai Tuntang yang menyebabkan tanggul jebol di tiga titik, yakni di Desa Trimulyo dan Sidoharjo, Kecamatan Guntur, pada Jumat (3/4/2026). Ratusan Pasukan Siaga Bhayangkara masih disiagakan untuk membantu evakuasi warga serta penanganan di lokasi terdampak.
Luapan air yang berasal dari hulu Bendungan Glapan di Kabupaten Grobogan terus meningkat, sehingga memperparah kondisi di wilayah hilir. Jebolnya tanggul mengakibatkan air mengalir deras ke permukiman warga, merendam rumah, area persawahan, serta akses jalan antar desa.
Di tengah situasi tersebut, aparat Kepolisian bersama warga dan relawan terus berupaya melakukan penanganan darurat. Salah satunya dengan menutup titik tanggul yang jebol menggunakan karung berisi tanah guna menahan laju air.
Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Demak, Kompol Wasito, menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama. Pihaknya активно melakukan evakuasi warga ke lokasi yang lebih aman.
“Prioritas kami saat ini adalah keselamatan warga. Kami membantu proses evakuasi dan memastikan masyarakat terdampak berada di tempat yang aman,” ujar Wasito di lokasi kejadian.
Hari Jadi ke-523, Demak Perkuat Ekonomi Berkelanjutan Berbasis Potensi Lokal
Sejumlah warga dilaporkan telah mengungsi di Balai Desa serta Koperasi Desa Merah Putih yang difungsikan sebagai tempat penampungan sementara.
Selain membantu evakuasi, personel Kepolisian juga turut mengamankan barang-barang berharga milik warga guna meminimalkan kerugian akibat banjir yang terus meluas.
“Kami juga membantu warga menyelamatkan barang-barang penting serta memberikan pendampingan selama proses evakuasi berlangsung,” tambahnya.
Petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar tetap tenang, namun tetap waspada terhadap perkembangan situasi.
Polres Demak Siagakan Ratusan Personel Amankan Obyek Wisata dan Pusat Keramaian saat Libur Lebaran
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik, tetapi tetap waspada dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama,” lanjut Wasito.
Polres Demak juga terus melakukan patroli di wilayah terdampak guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga di tengah kondisi darurat.
Wasito menegaskan, seluruh personel akan tetap disiagakan hingga kondisi benar-benar terkendali.
“Personel kami siagakan penuh untuk membantu warga, melakukan patroli, serta langkah-langkah penanganan lainnya sampai situasi benar-benar kondusif,” tegasnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus memantau perkembangan di lapangan serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait agar penanganan berjalan maksimal dan masyarakat tetap aman.
Baca Juga: Lonjakan Pemohon SKCK Pasca Lebaran, Ratusan Warga Padati Polres Demak
Kunjungi Youtube: Matapadma











Hari ini : 145
Bulan ini : 991
Tahun ini : 34585
Total Kunjungan : 335566
Who's Online : 3