Demak, Matapadma– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Zayinul Fata, mengumpulkan sekitar 200 kiai dan pengurus pondok pesantren dari berbagai wilayah di Kota Wali dalam forum diskusi interaktif yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama, Sabtu (28-02-2026).
Kegiatan yang digelar di rumah dinas Ketua DPRD Demak tersebut membahas dukungan terhadap perbaikan sarana dan prasarana (sarpas) pesantren guna mendorong peningkatan kualitas pendidikan keagamaan di Kabupaten Demak.
Zayinul Fata menegaskan, pertemuan tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan langkah konkret memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pengelola pesantren dalam pembenahan manajerial serta infrastruktur.
“Hari ini kita kumpulkan sekitar 200 pengurus pesantren. Poin utamanya kita berbicara soal transformasi pesantren. Kita ingin mengubah wajah pesantren agar semakin relevan dengan tantangan zaman,” ujarnya usai acara.
Ia menyoroti masih adanya stigma lingkungan pesantren yang kumuh. Menurutnya, stigma tersebut harus dihilangkan melalui peningkatan sarana dan prasarana yang memadai, termasuk pembenahan sanitasi dan pengelolaan lingkungan.
“Pesantren harus bersih, sanitasinya harus bagus. Lingkungan yang sehat akan melahirkan santri yang cerdas dan kuat. Ini yang kita diskusikan, bagaimana sarprasnya bisa kita dukung agar standar kebersihannya meningkat,” terangnya.
Deklarasi Jogo Demak Ramadan 1447 H, Ketua DPRD: Stabilitas Keamanan Jadi Prioritas Utama
Selain aspek kebersihan, Zayinul Fata yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Demak, menekankan pentingnya fasilitas layanan kesehatan di lingkungan pondok pesantren. Dengan jumlah santri di Demak yang mencapai ribuan orang, keberadaan pos kesehatan pesantren (Poskestren) maupun klinik pratama dinilai sangat mendesak.
Ia menambahkan, berbagai aspirasi yang disampaikan para pengurus pesantren dalam forum tersebut akan menjadi bahan perjuangan di DPRD, khususnya dalam pembahasan kebijakan anggaran daerah.
“Kami berkomitmen untuk memperjuangkan kebutuhan sarana dan prasarana pesantren melalui kebijakan anggaran di DPRD, agar pesantren di Demak semakin maju, sehat, dan berkualitas,” pungkasnya.
Baca Juga: Santri Ponpes Al Kholwat Antusias Ikuti Pelatihan Jurnalistik di Malam Ramadhan
Kunjungi Youtube: Matapadma












Hari ini : 259
Bulan ini : 259
Tahun ini : 22308
Total Kunjungan : 323289
Who's Online : 7