• About us
  • Kebijakan Cookies
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
Kamis, Februari 19, 2026
  • Login
Matapadma
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Jawa Tengah
  • Pendidikan
  • Historia
  • FOTO
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jawa Tengah
  • Pendidikan
  • Historia
  • FOTO
No Result
View All Result
Matapadma
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jawa Tengah
  • Pendidikan
  • Historia
  • FOTO

Megengan Semarak Sambut Ramadhan 1447 H, Demak Catat Rekor MURI 10.000 Sate Keong

Redaktur by Redaktur
18 Februari 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Megengan Semarak Sambut Ramadhan 1447 H, Demak Catat Rekor MURI 10.000 Sate Keong
508
VIEWS

Demak, Matapadma– Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, masyarakat Kabupaten Demak, Jawa Tengah kembali menggelar tradisi Megengan sebagai bagian dari kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Kegiatan yang dipusatkan di depan Masjid Agung Demak pada Selasa (17-02-2026) ini berlangsung meriah dan sarat makna spiritual.

Bupati Demak, Eisti’anah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Megengan bukan sekadar seremoni budaya, melainkan momentum untuk mempersiapkan diri menyambut Ramadhan.

“Kita dapat melaksanakan kembali tradisi Megengan sebagai salah satu tradisi menyambut Bulan Suci Ramadhan,” ujarnya di lokasi acara.

Ia menegaskan, Megengan menjadi momentum penting untuk menahan diri atau “megeng” hawa nafsu, membersihkan hati, mempererat tali silaturahmi, saling memaafkan, serta menumbuhkan kepedulian sosial sebelum memasuki bulan suci.

Kunjungi Masjid Agung Demak, Raja Solo Ajak Generasi Muda Lestarikan Warisan Leluhur

“Megengan ini menjadi momentum untuk menahan diri atau megeng hawa nafsu, membersihkan hati serta menumbuhkan kepedulian sosial,” ungkapnya.

Sebagai Kota Wali, lanjut Eisti’anah, Demak memiliki sejarah besar dalam penyebaran Islam di Nusantara. Keberadaan Masjid Agung Demak menjadi simbol perjalanan dakwah Islam yang santun dan membumi di tanah Jawa. Spirit dakwah yang santun, budaya yang membumi, serta nilai-nilai religius yang kuat, menurutnya, harus terus dirawat dan diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari.

<p> <img src="matapadma.jpg" alt=""> <strong>Matapadma:</strong> ... </p>

“Demak memiliki sejarah besar dalam penyebaran Islam di Nusantara. Spirit dakwah yang santun, budaya yang membumi serta nilai-nilai religius yang kuat harus terus kita rawat,” terangnya.

Tahun ini, Festival Megengan dan Kirab Budaya Kota Wali 2026 tampil semakin semarak dengan beragam atraksi seni dan budaya khas daerah. Pemerintah Kabupaten Demak mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat, khususnya bagi generasi muda, untuk terus menghidupkan ruang seni dan budaya agar tidak tergerus oleh perilaku yang menyimpang dari nilai-nilai luhur bangsa.

Tanggul Sungai Cabean Jebol, Banjir Rendam Karangawen dan Guntur; 150 Personel Diterjunkan

Selain itu, Bupati juga mengimbau masyarakat dan para pedagang untuk menjaga kebersihan selama pelaksanaan kegiatan.

“Satu sampah sejuta masalah, letakkan sampah pada tempatnya. Jika awalnya bersih tanpa sampah maka selesai juga harus bersih,” pesannya. Ia mengingatkan bahwa dalam ajaran Islam, kebersihan merupakan bagian dari iman.

Dalam rangkaian acara tersebut, panitia juga mencatatkan rekor dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk sajian sate keong terbanyak, yakni sebanyak 10.000 tusuk. Pencatatan rekor ini menjadi daya tarik tersendiri sekaligus simbol kekayaan kuliner khas Demak yang turut memeriahkan tradisi Megengan tahun ini.

Melalui perayaan Megengan, Pemerintah Kabupaten Demak berharap masyarakat dapat menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih, meningkatkan semangat ibadah, memperbanyak sedekah, serta menjaga kondusivitas demi meraih keberkahan di bulan suci.

Baca Juga: Jalan Purwodadi–Semarang Putus Diterjang Banjir, Tanggul Sungai Tuntang di Kebonagung Jebol

Kunjungi Youtube: Matapadma

Tags: DugderanMegenganpuasa
Previous Post

Jalan Purwodadi–Semarang Putus Diterjang Banjir, Tanggul Sungai Tuntang di Kebonagung Jebol

Redaktur

Redaktur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Megengan Semarak Sambut Ramadhan 1447 H, Demak Catat Rekor MURI 10.000 Sate Keong
Jawa Tengah

Megengan Semarak Sambut Ramadhan 1447 H, Demak Catat Rekor MURI 10.000 Sate Keong

by Redaktur
18 Februari 2026
Jalan Purwodadi–Semarang Putus Diterjang Banjir, Tanggul Sungai Tuntang di Kebonagung Jebol
Jawa Tengah

Jalan Purwodadi–Semarang Putus Diterjang Banjir, Tanggul Sungai Tuntang di Kebonagung Jebol

by Redaktur
17 Februari 2026
Tanggul Sungai Cabean Jebol, Banjir Rendam Karangawen dan Guntur; 150 Personel Diterjunkan
Jawa Tengah

Tanggul Sungai Cabean Jebol, Banjir Rendam Karangawen dan Guntur; 150 Personel Diterjunkan

by Redaktur
17 Februari 2026
Operasi Keselamatan di Demak, Polisi Beri Reward dan Tegur 50 Pelanggar
Jawa Tengah

Operasi Keselamatan di Demak, Polisi Beri Reward dan Tegur 50 Pelanggar

by Redaktur
15 Februari 2026

Video

https://youtu.be/97T9HpnlnbY?si=F4OyjSEleU544QdZ
https://youtu.be/VXlaFEa43gs?si=rvTnFJ-xCd5wmSJA

JUMLAH KUNJUNGAN

0319642
Hari ini : 241
Bulan ini : 5294
Tahun ini : 18661
Total Kunjungan : 319642
Who's Online : 3
Alamat IP anda: 216.73.216.107
Matapadma

Copyright © 2024 matapadma.com

Navigate Site

  • About us
  • Kebijakan Cookies
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jawa Tengah
  • Pendidikan
  • Historia
  • FOTO
  • Login

Copyright © 2024 matapadma.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In