Demak, Matapadma– Di penghujung tahun 2025, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Demak meluncurkan film sosialisasi terbarunya berjudul “Kudu Wani”, Selasa (30/12/2025). Film tersebut menjadi kado akhir tahun Bawaslu Demak sebagai upaya penguatan pendidikan demokrasi kepada masyarakat.
Film “Kudu Wani” disutradarai oleh Kusfitria Marstyasih, yang juga menjabat sebagai Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi (Datin) Bawaslu Kabupaten Demak. Peluncuran film digelar di Aula Kantor Bawaslu Kabupaten Demak dan dihadiri Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Ketua KPU Demak, Badan Kesbangpol Demak, Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Demak, Kwartir Cabang (Kwarcab) Demak, PGSI Demak, serta rekan-rekan wartawan.
Ketua Bawaslu Kabupaten Demak, Ulin Nuha, menyampaikan bahwa produksi film sosialisasi tersebut merupakan salah satu gagasan yang dijalankan pada masa non-tahapan pemilu.
“Kami sudah menggagas sejak lama apa yang harus kami laksanakan di masa non-tahapan ini. Salah satunya adalah produksi film sosialisasi,” ujarnya.
DPC Gerindra Demak Perkuat Soliditas Kader Lewat Pendidikan Politik dan Konsolidasi 2025
Ulin menambahkan, meskipun berada di masa non-tahapan, Bawaslu tetap memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan produktivitas. Selain melakukan pengawasan data pemilih berkelanjutan (PDPB), Bawaslu juga perlu melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan menyesuaikan perkembangan zaman.
“Selain pengawasan data pemilih berkelanjutan, kami juga dituntut untuk tetap produktif. Salah satunya melalui produksi film sebagai sarana sosialisasi di era digital,” imbuhnya.
Ia berharap, film “Kudu Wani” dapat menambah pemahaman serta menanamkan nilai-nilai demokrasi, sehingga mampu mendorong masyarakat untuk terlibat aktif dalam pengawasan partisipatif pada tahapan pemilu mendatang.
“Harapan kami, film ini dapat menambah esensi demokrasi dan menggugah masyarakat untuk melakukan pengawasan partisipatif di masa tahapan nanti,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Amin, mengapresiasi peluncuran film sosialisasi terbaru yang diproduksi oleh Bawaslu Kabupaten Demak.
Polres Demak Tetapkan Lima Tersangka Kasus Pengeroyokan Anak di Mranggen
“Kami mengucapkan apresiasi atas launching film terbaru yang diproduksi oleh Bawaslu Demak,” ucapnya.
Amin menuturkan, sebagai lembaga penjaga demokrasi, Bawaslu memiliki tanggung jawab memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Menurutnya, produksi film merupakan salah satu bentuk sosialisasi yang relevan di era digitalisasi.
“Meskipun pembuatan film bukan tugas utama Bawaslu, namun ini merupakan bagian dari upaya sosialisasi dan pendidikan politik kepada masyarakat di era digital,” tuturnya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Bawaslu Demak menggelar bedah film “Kudu Wani” dengan menghadirkan Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah Muhammad Amin, pakar perfilman Muthohar Al Frigiyu, serta Anggota Bawaslu Demak Kusfitria Marstyasih sebagai pemantik diskusi.
Baca Juga: Akhir Tahun 2025, Polres Demak Paparkan Kinerja dan Capaian Kamtibmas
Kunjungi Youtube: Matapadma















Hari ini : 252
Bulan ini : 6445
Tahun ini : 6445
Total Kunjungan : 307426
Who's Online : 2