Demak, Matapadma– Pemerintah Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan talkshow bertema pengawasan daerah sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia). Kegiatan ini dihadiri oleh para pejabat pemerintah, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), serta Inspektorat Kabupaten Demak.
Bupati Demak Eisti’anah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai memiliki nilai strategis dalam penguatan tata kelola pemerintahan.
“Good and clean government menjadi indikator pasti dalam penyelenggaraan pemerintahan. Pemerintahan yang baik harus mampu memberikan dampak nyata kepada masyarakat dan meningkatkan kepercayaan publik,” ujar Eisti saat usai memperingati hari antikorupsi sedunia tahun 2025 di Pendopo satya bhakti praja Demak, Kamis- (11-12-2025).
Ia menegaskan bahwa pemerintahan yang bersih harus bebas dari praktik korupsi. Karena itu, seluruh penyelenggara pemerintahan diminta menjadikan integritas sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan fungsi.
Keluarga Besar Santri Paguyuban PathokJogo Joyo Kusumo Gelar Malam Solawat Akbar di Kademangan Gaji
Kegiatan yang sebelumnya dikenal sebagai Gelar Pengawasan Daerah atau Larwasda serta rangkaian Hakordia tingkat Kabupaten Demak ini dinilai bukan sekadar seremoni tahunan.
“Ini merupakan upaya kita bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Inspektorat Kabupaten Demak Kurniawan Arifendi menjelaskan bahwa kegiatan pengawasan daerah sekaligus memperingati hari antikorupsi sedunia (Hakordia) ini berdasarkan sejumlah regulasi, termasuk Undang- undang nomor 23 tahun 2014 serta surat edaran pimpinan KPK RI nomor 16 tahun 2025 tentang himbauan penyelenggaraan Hakordia 2025.
“Tahun ini, mengusung tema satukan aksi basmi korupsi melalui inovasi, transparansi dan kolabirasi pengawasan. Selaras dengan tagline nasional KPK RI,” terangnya.
Menurutnya, tema tersebut mengambarkan upaya penguatan inovasi layanan pengawasan, keberanian membuka transparansi hasil pengawasan dan komitmen memperluas kolaborasi.
Ia mengatakan bahwa acara terbagi dua segmen. Pertama, Gelar pengawasan daerah yang menampilkan capaian dan program pengawasan. Kedua, sesi awarding yang akan diserahkan oleh Bupati.
Momen penting lainnya adalah penandatanganan Internal Audit Charter (IAC sebagai wujud komitmen kepala daerah dalam memfungsikan aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) secara optimal.
Baca Juga: Demak Catat Investasi Tertinggi se-Jawa Tengah, Pemkab Fokus Permudah Perizinan dan Siapkan SDM
Kunjungi Youtube: Matapadma














Hari ini : 380
Bulan ini : 6573
Tahun ini : 6573
Total Kunjungan : 307554
Who's Online : 2